Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikatakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah ada niatan mengambil alih perusahaan air minum swasta PT. Aetra dan PT. PAM Lyonnaise Jaya (Palyja). Namun, Ahok menyayangkan sikap Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang seringkali menjegalnya.
Menurut Ahok, apabila kedua perusahaan tersebut bisa dikelola oleh Pemprov DKI maka warga yang kekurangan air bersih seperti di Muara Angke, Jakarta Utara bisa diatasi, dan hal itu juga merupakan salah satu solusi agar air tanah tidak selalau disedot.
"Solusi kita mau ambil alih Aetra, Palyja. Tapi digugat juga. Ini kadang LSM terlalu pinter," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/6/2016).
Dengan banyaknya oknum LSM yang mencoba menjegal keinginan pemprov DKI itu, Ahok mengatakan ke depan, tidak ada yang mau disalahkan apabila suatu saat Jakarta kekurangan air bersih.
"Anda gugat, gugat saja. Nanti kalau suatu hari Jakarta tenggelam, yang gugat dipidana nggak? Nggak dipidana," kata Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur ini mengklaim, baik Palyja dan Aetra sudah sepakat diambil alih oleh Pemprov DKI Jakarta.
"Kayak PAM, kita mau ambil alih Palyja, orangnya sudah setuju. Eh digugat, dia bilang kalau saya menang bapak bisa masuk penjara lho, wah nggak berani aku," kata Ahok.
Lebih jauh, Ahok bahkan menyebut oknum LSM yang selalu mencari 'gara-gara' dengan pemprov DKI dinilai Ahok tengah membodohi masyarakat Jakarta.
"Hukumannya yang gugat apa saya tanya? hukumannya apa? membodohi rakyat bilang reklamasi menyebabkan air muka tanah naik, air laut naik, dari mana teorinya?" kata Ahok.
Berita Terkait
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Boros Air Saat Ramadan Bisa Picu Pemborosan Biaya Rumah Tangga
-
Wulan Guritno Syok! Sekolah di NTT Tak Punya Toilet Layak, Siswi Harus Tahan Malu dan Haus
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis
-
Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
-
Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi
-
KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji
-
Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh
-
Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses
-
Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak
-
Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel
-
Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih