Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan polisi akan melimpahkan barang bukti ribuan telepon genggam yang disita dari Jakarta Barat kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Hal ini menyusul kedatangan pemesan barang elektronik tersebut ke kantor polisi untuk menunjukkan bukti kepemilikan.
"Pemilik sudah datang dan menunjukkan DO, delivery ordernya ya, pada intinya si pemilik ini adalah pedagang handphone. Jadi kalau ditanya administrasinya, kelengkapannya surat-surat nya secara legal ya sudah menunjukkan DO, polisi sudah tidak bisa berbuat apa-apa," kata Awi di Polda Metro Jaya, Kamis (9/6/2016).
Polisi, kata Awi, akan menyerahkan barang bukti ke Bea dan Cukai pada Jumat (10/6/2016).
"Hari ini kita akan inventarisir," katanya.
Awi menjelaskan Bea dan Cukai merupakan lembaga yang berwenang untuk menyelidiki asal-asul pengiriman barang dari luar negeri.
"Nanti bea cukai yang menelusuri bagaimana HP itu masuk ke Indonesia, karena ranahnya Bea Cukai yang akan melakukan penyelidikan. Kalau dari pemeriksaan polisi, pemilik mengantongi DO dari bandara sampai Roxi," kata Awi.
Ribuan ponsel diamankan dari dua mobil box Mitsubishi dan Isuzu di pintu keluar tol Slipi Jaya, Jakarta Barat, pada Selasa (7/6/2016) kemarin. Ketika itu, polisi curiga dengan legalitasnya.
Berita Terkait
-
Cukai Plastik Kemasan Diterapkan, Laju Inflasi Diyakini Bertambah
-
Cukai Plastik Kemasan akan Memukul Industri Makanan Minuman
-
FLAIPPP Tolak Pengenaan Cukai Terhadap Plastik Kemasan
-
Penerimaan Bea dan Cukai di Kuartal I 2016 Anjlok 48 Persen
-
Sampai Februari 2016, Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp8,1 Triliun
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
AS - Israel Mau Bikin Iran Mandul Nuklir
-
Viral Motor BGN untuk Program MBG, Dadan Hindayana: Jumlahnya Bukan 70 Ribu Unit!
-
Bak Langit dan Bumi, Ini Perbedaan Gaji Tamtama Polisi Vietnam vs Indonesia
-
KPK Buka Peluang Periksa Ono Surono Usai Penggeledahan Rumahnya
-
Baleg DPR Kaji Badan Baru Pengelola Data Nasional di RUU SDI
-
Perbaikan Plafon Terminal 3 Soekarno-Hatta Ditargetkan Rampung Dua Hari
-
Donald Trump Ancam Penjarakan Wartawan Buntut Bocornya Data Rahasia Pilot Militer AS Jatuh di Iran
-
Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III
-
PBB Peringatkan Donald Trump yang Ancam Bom Fasilitas Sipil Iran
-
Iran Ejek Ultimatum Gila Trump yang Ingin Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Dalam 4 Jam