Suara.com - Pebalap Indonesia, Rio Haryanto, mengaku sudah tidak sabar lagi ingin menjajal sensasi balapan di Sirkuit Gilles-Villeneuve yang merupakan lokasi digelarnya seri ketujuh Formula 1 Grand Prix Kanada, 10-12 Juni 2016.
Pebalap dari tim Manor Racing ini pun telah tiba jauh-jauh hari. Tujuannya tidak lain untuk bisa lebih mudah beradaptasi dengan zona waktu di Kanada yang jauh berbeda dengan benua Eropa maupun Asia.
"Balapan di sini akan jadi pengalaman tak terlupakan, pastinya. Ini akan jadi balapan yang fenomenal akhir pekan ini di atas sebuah pulau yang terletak di tengah-tengah sungai besar," kata Rio seperti dikutip dari akun Facebook-nya.
Di sisi lain, Rio mengatakan trek berkarakter cepat ini cocok dengan karakter mobil Manor MRT05 yang dikendarainya yang dikenal punya kecepatan yang bagus. Momentum balapan di Kanada juga sudah ditunggu-tunggu timnya.
"Ini GP yang kami semua sudah tunggu-tunggu, karena harapan di trek ini akan sesuai dengan mobil kami dan juga ini trek yang tampaknya selalu hasilkan balapan bagus, yang seringkali penuh kejadian--dan juga sering basah!" ujar Rio, 23 tahun.
"Kami mengantisipasi turunnya hujan akhir pekan ini. Kenyataannya hujan penyeimbang kompetisi dan selalu menciptakan peluang yang mungkin sebelumnya tak ada selama balapan. Jadi, kami hanya perlu hati-hati--terutama melewati sektor terakhir yang sulit itu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026
-
Pemerintah Siapkan Skema Kompensasi Rumah untuk Percepat Pengurangan Pengungsi Pascabencana Sumatra
-
DPR dan Pemerintah Pacu Pemulihan Bencana Sumatra, Target Normal Sebelum Ramadhan 2026
-
Agar Siswa Suka Makan Sayur, BGN Akan Libatkan Guru dan Mahasiswa Dalam Pendidikan Gizi di Sekolah
-
Pancaroba Picu Kewaspadaan Superflu di Kabupaten Tangerang, Dinkes Minta Warga Tidak Panik