Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyikapi ditemukannya aplikasi Al Quran yang memuat iklan berbau pornografi dengan cara melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat.
"Kami sudah sosialisasikan di dua tempat, yakni di acara pembukaan pesantren kilat di Gedung Korpri Kabupaten Bogor dan SMAN 2 Cibinong. Bahkan kami ulas secara khusus saat berdialog dengan ulama-ulama besar yang hadir di sana dan siswa-siswi SMA tersebut," kata Ketua MUI Kabupaten Bogor Mukri Aji saat dihubungi di Cibinong, Jumat (10/6/2016).
Hal itu dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat tentang adanya iklan berbau pornografi pada aplikasi Al Quran di telepon genggam berbasis android milik warga sekitar Bogor. Mukri Aji mengatakan semua hal yang berbau porno, baik yang tersiar melalui internet ataupun terlihat dan terdengar secara langsung, tidak dibenarkan.
"Jangankan untuk remaja yang belum berpasangan secara resmi (menikah), yang sudah suami isteri saja tidak betul menonton gambar atau video porno, apalagi sampai adegan panas," katanya.
Sebanyak 40 orang lebih kiai yang hadir di dua tempat yang berbeda dan ratusan murid yang ikut hadir di SMAN 2 Cibinong mengaku belum menemukan iklan porno yang melekat pada aplikasi Al Quran.
"Meskipun mereka belum pernah menemukan, tapi saya tetap ulas dan sosialisasikan perlunya agar lebih berhati-hati terhadap aksi porno dalam bentuk apa pun, apalagi dalam mushaf," jelasnya lagi.
Ia juga memaparkan bahwa di dalam acara tersebut dirinya mengulas pentingnya filter tayangan di dalam dunia maya.
"Di antaranya saya tanyakan kepada ulama yang hadir, juga siswa-siswi yang hadir, bagaimana pendapat mereka tentang hal porno baik secara umum maupun yang berada di internet dan di aplikasi," tambahnya.
Ulama kawakan di jajaran MUI Kabupaten Bogor itu juga mengajak seluruh masyarakat dan ahli teknologi informasi untuk sama-sama menjaga Al Quran dan informasi umum lainnya agar terhindar dari pornografi.
"Bagi yang mengerti IT mari sama-sama bantu filter hal yang mudharat bagi umat Muslim. Ini tugas kita semua," ajaknya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam