Suara.com - Pembangunan jalur evakuasi antisipasi meletusnya Gunung Kerinci, Provinsi Jambi, belum ada kejelasan. Sebab Pemprov setempat belum mendapat rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Irmansyah mengatakan pihak KLHK masih terus mengkaji pembuatan jalur evakuasi untuk warga di sekitar gunung tertinggi di Sumatera itu.
"Ya kalau misalnya izinnya tidak diberikan, kita mau bilang apa. Saat ini masih dikaji dan kita tidak tahu kapan, yang jelas kita hanya bisa menunggu," kata Irmansyah di Jambi, Minggu (12/6/2016).
Irmansyah cukup menyayangkan sikap dari KLHK yang saat ini belum memberikan kepastian yang jelas. Sebab di sisi lain, masyarakat Kerinci masih resah dengan aktivitas gunung api tertinggi di Indonesia itu.
"Ada lebih dari 60 ribu masyarakat di dekat Gunung Kerinci dan kondisi mereka tidak nyaman saat ini," kata Irmansyah.
Menurut Irmansyah, jalan evakuasi yang rencananya membelah Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) itu merupakan solusi satu-satunya Pemprov Jambi dan Pemkab Kerinci untuk menyelamatkan masyarakat ketika sewaktu waktu Gunung Kerinci itu meletus.
"Tidak ada jalan lain selain membuat jalur evakuasi. Di setiap gedung tinggi saja pasti ada jalur evakuasi. Makanya semua pihak harus bijaksana. Ini untuk kepentingan masyarakat Kerinci," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jambi Zumi Zola mengatakan satu-satunya jalur evakuasi yang dibuat secara ideal memang harus mengorbankan hutan lindung yang saat ini dalam wewenang Kementrian LHK.
Meski rencana pembuatan jalur evakuasi itu saat ini belum disahkan oleh Kementrian LHK, Zola menegaskan akan terus berupaya agar pemerintah pusat bisa merekomendasinya.
"Saya akan terus berjuang, saya sudah beberapa kali bertemu dengan Ibu Menteri, saya yakini bahwa memang harus ada jalur evakuasi yang melewati hutan lindung untuk masyarakat sekitar gunung. Meski nanti Menteri lah yang memutuskannya," kata Zola. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Caracas Membara! Ratusan Pendukung Bentengi Istana Miraflores Usai Trump Klaim Sukses Tangkap Maduro
-
Di Mana Nicolas Maduro? Jaksa Agung Venezuela Desak AS Beri Bukti Presiden Masih Bernyawa
-
Venezuela Menolak Takluk, Sebut Serangan AS Sebagai Perang Kolonial
-
Pasukan AS Tangkap Nicolas Maduro, Trump Klaim Serangan Skala Besar Sukses
-
Kemendagri Gandeng Lion Group Percepat Pemulihan Pemerintahan Aceh Tamiang
-
Dinas SDA Jakarta Bangun Tanggul Darurat di Lima Kawasan Rawan Tergenang Rob
-
Mendagri Minta Praja IPDN Terapkan Ilmu Pemerintahan Selama Bantu Daerah Bencana
-
Mendagri Lepas Praja IPDN, Bantu Percepat Pemulihan Pemerintahan dan Layanan Publik di Aceh Tamiang
-
Hina Penumpang dengan Kata Kasar, Sopir Jaklingko di Jaktim Dipecat
-
Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Digugat ke MK, Mahasiswa Nilai Berpotensi Kriminalisasi Kritik