Suara.com - Pemerintah Turki melarang digelarnya parade gay tahunan Istanbul di Istanbul karena alasan keamanan. Padahal, parade gay tersebut sedianya akan digelar pada hari Minggu, 19 Juni lusa.
Parade berdurasi satu pekan penuh tersebut setiap tahunnya diikuti oleh puluhan ribu peserta. Namun, lantaran adanya ancaman dari kelompok-kelompok konservatif untuk mengacaukan parade, pemerintah tak mau ambil risiko.
"Diketahui dari beberapa organisasi media, situs, dan media sosial bahwa komunitas LGBT (Lesbian Gay Bisexual and Transgender) akan mengadakan aksi mars yang berlangsung antara tanggal 19 sampai 26 Juni di (lapangan) Taksim," bunyi pernyataan dari Kantor Kegubernuran Istanbul, seperti dikutip oleh Daily Sabah.
"Pertemuan dan aksi mars dilarang digelar oleh Kegubernuran kami, atas alasan keamanan warga kami, khususnya para peserta, dan ketertiban umum".
Dalam sebuah konferensi pers yang digelar pada Selasa lalu, kelompok sayap kanan Turki, Alperen Hearths mengatakan bahwa pihaknya "akan melakukan tindakan yang dianggap perlu" untuk menghentikan acara tersebut, demikian seperti dilansir dari Al Jazeera.
"Wahai para pejabat, jangan sampai kami berurusan dengan hal ini. Lakukan apa yang bisa Anda lakukan atau kami yang bertindak. Kami siap mengambil risiko apapun, kami akan langsung mencegah aksi mars ini untuk digelar," kata pemimpin kelompok Kursat Mican.
Kondisi keamanan Istanbul memang bisa terkoyak kapan saja. Pada 7 Juni lalu, sebuah serangan bom yang menyasar bus polisi dan menewaskan 11 orang. Serangan itu merupakan serangan keempat yang terjadi di Istanbul.
Parade gay yang digelar tahun lalu juga dibubarkan oleh polisi bersenjatakan "water cannon" dan peluru karet. (Independent)
Berita Terkait
-
Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Rafathar Pergoki Pasangan Gay Ciuman, Teguran Nagita Slavina Tuai Pro Kontra
-
Pengakuan Lawas Mimi Peri Viral, Incar 'Anak Kampung' Demi Hindari HIV AIDS
-
Heboh, Pedro Pascal Diduga Penyuka Sesama Jenis Usai Terciduk Mesra dengan Rafael Olarra
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN
-
Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal
-
Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan
-
Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan
-
Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat
-
Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari
-
Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar