Suara.com - Hasil Musyawarah DPD Golkar DKI Jakarta merekomendasikan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Menanggapi hal itu, Ahok merasa beruntung karena di sisi lain relawan Teman Ahok juga sudah berhasil mengumpulkan satu juta fotocopy KTP sebagai syarat maju lewat jalur independen.
"Kita dalam Musda Golkar dapatkan 24 kursi untuk maju. Jadi sekarang kita punya dua jalan. Kita mau jalan tol atau jalan biasa, dua-duanya bisa terbuka," kata Ahok di Markas Teman Ahok, Komplek Graha Pejaten nomor 3, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (19/6/2016)
Sebelum Golkar merapat, Partai Nasdem dan Hanura lebih dulu memberikan dukungan. Bila Ahok maju melalui jalur partai, total kursi dari koalisi ketiga partai tersebut sudah cukup untuk membawa Ahok bertarung di Pikada DKI.
Undang-Undang nomor 8 tahun 2015 Tentang Pemilihan Kepala Daerah mensyaratkan sekurang-kurangnya parpol atau gabungan parpol memiliki 20 persen kursi atau 25 persen suara sah pemilu 2014 untuk mengusung satu pasangan calon. Golkar, Partai Nasdem, dan Hanura masing-masing memiliki 9, 5 dan 10 kursi. Merujuk aturan tersebut, minimal ada 21 kursi untuk mengusung satu pasangan calon.
"Dulu kan ragu, apakah ada partai mau dukung atau tidak, ternyata sebelum 1 juta pun partai menyatakan mendukung kita," ujar Ahok.
Untuk memutuskan apakah akan maju lewat jalur independen atau partai, mantan Bupati Belitung Timur itu berharap ada komunikasi antara antara Teman Ahok dengan partai pendukung.
"Jadi kita mesti duduk bersama, yang penting misi untuk memberikan jaminan saya untuk maju sebagai gubernur ini terbuka," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir