Komjen Tito Karnavian dan istrinya, Tri Suswati, saat dikunjungi Komisi III DPR [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Suara.com -
Calon tunggal Kapolri Komjen Tito Karnavian bercerita tentang keluarganya kepada rombongan Komisi III yang mendatangani rumahnya di Jalan Ampera, komplek dinas Polri, Jalan B, nomor C1, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2016).
Dia bercerita mengenai anak-anaknya yang sekarang tinggal di Singapura. Ketiganya tinggal di apartemen. Apartemen ini dimiliki sejak tahun 2008.
"Tapi apartemennya, kalau di sini kaya di Bekasi, di luar," kata Tito.
Dia bercerita mengenai anak-anaknya yang sekarang tinggal di Singapura. Ketiganya tinggal di apartemen. Apartemen ini dimiliki sejak tahun 2008.
"Tapi apartemennya, kalau di sini kaya di Bekasi, di luar," kata Tito.
Ketiga anak, saat ini masih berada di Singapura karena sedang ada tugas sekolah yang tidak bisa ditinggalkan. Itu sebabnya, mereka tidak bisa hadir di rumah menyambut rombongan Komisi III.
Tetapi, anggota Komisi III diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan salah satu anak Tito lewat video call.
Dalam video call itu, anak Tito mengaku bangga karena ayahnya menjadi calon Kapolri.
Tetapi, anggota Komisi III diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan salah satu anak Tito lewat video call.
Dalam video call itu, anak Tito mengaku bangga karena ayahnya menjadi calon Kapolri.
"Tadi ada yang menyentuh, ketika Pak Aboe (Aboe Bakar Al Alhabsy, anggota Komisi III Fraksi PKS) menanyakan kabar anaknya (Tito). Dia (anak Tito) cuma bilang, 'jangan lupakan kami.' Itu pesan anaknya. Karena mereka memang jarang bertemu," kata Ketua Komisi III Bambang Soesatyo.
Ketika menerima kunjungan kerja Komisi III, Tito didampingi istrinya, Tri Suswati. Kakak dan adik Tito juga turut mendampingi. Kakak Tito merupakan Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN dan RB, sedangkan adik merupakan dokter jantung spesialis pembuluh darah di RS Harapan Kita.
"Istrinya oke, anak-anaknya oke. Kehidupannya sederhana. Tapi semuanya hebat-hebat. Susah ngomong sama mereka, pinter-pinter semua," kata Wakil Ketua Komisi III Desmon J. Mahesa.
Tri Suswati mengaku kaget dengan keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk suaminya menjadi calon Kapolri.
"Padahal kami sedang hot-hotnya berbulan madu. Selama ini membalas rasa bersalahnya karena selama ini meninggalkan kami," kata Tri dengan nada bercanda.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua