Suara.com - Keluarga Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon sedang jadi sorotan. Mereka disorot terkait beredarnya salinan surat dari Sekretariat Jenderal DPR kepada Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York yang berisi permintaan fasilitas penjemputan dan pendampingan terhadap putrinya, Shafa Sabila Fadli. Shafa berkunjung ke New York untuk mengikuti Stagedoor Manor 2016 pada 12 Juni-12 Juli 2016.
Melalui pernyataan tertulis, Fadli Zon membantah meminta fasilitas negara untuk putrinya. Fadli Zon juga menegaskan tidak pernah menginstruksikan Setjen DPR untuk membuat surat permohonan penyediaan fasilitas dan pendampingan buat putrinya selama di New York.
Dalam pernyataan tertulis, Fadli Zon menjelaskan panjang lebar mengenai duduk masalahnya.
Tetapi, kalau hal tersebut dianggap salah, Fadli Zon meminta maaf dan akan mengganti semua biaya yang dikeluarkan KJRI New York kepada putrinya.
"Jika pun ada yang keliru dengan maksud saya, maka melalui rilis ini saya meminta maaf. Saya segera mengirimkan biaya pengganti transportasi dari bandara ke rumah kawan orang Indonesia kepada pihak KJRI New York melalui Kementerian Luar Negeri di Jakarta. Biaya tersebut adalah pengganti bensin selama 30-40 menit. Saya perkirakan dana KJRI yang terpakai untuk bensin sekitar USD 100 (Rp1.340.000)," tulis Fadli Zon.
Fadli mengatakan kegiatan anaknya di New York bukan dalam rangka liburan. Shafa, kata dia, sedang mengikuti program Stagedoor Manor Camp 2016 yang berlokasi di Loch Sheldrake, New York. Stagedoor Manor camp semacam sekolah singkat teater atau performing art bagi para remaja berusia 10-18 tahun, yang sudah berlangsung selama kurang lebih 40 tahun.
Dikatakan, banyak alumni dari program tersebut yang sudah menjadi artis-artis ternama seperti Natalie Portman, Mandy Moore, Sebastian Stan, Zach Braff, Ansel Elgort, Robert Downey Jr, Shawn Levy, dan masih banyak lagi. Pada program tahun ini, Shafa terlibat sebagai salah satu peran utama “Nine” Musical Play. Sebelumnya tahun 2015 Shafa menjadi salah satu peran utama "Sweet Charity". Tahun 2014, Shafa ikut dalam "Evita" dan 2013 "Miss Saigon." Tahun ini Shafa adalah satu-satunya anak Indonesia yang ikut dalam kegiatan seni teater tersebut.
Konsulat Jenderal Republik Indonesia New York mengakui telah menerima surat dari Kepala Biro Kerjasama Antara Parlemen atas nama Sekretaris Jenderal DPR RI perihal perjalanan putri Fadli Zon.
"KJRI New York telah menerima surat dari Kepala Biro KSAP a.n. Sekretaris Jenderal DPR RI perihal Rencana Perjalanan Puteri Wakil Ketua DPR RI/Korpolkam ke AS no. 271/KSAP/DPR RI/VI/2016 pada 10 Juni 2016," demikian penjelasan Konsulat Jenderal RI di New York.
Surat dimaksud menginformasikan rencana perjalanan Shafa ke New York pada tanggal 12 Juni sampai dengan 12 Juli 2016. Perjalanan Shafa ke News York dalam rangka mengikuti summer camp Stage Manor di Loch Sheldrake.
Disebutkan pula surat dari Sekjen DPR tersebut untuk meminta penjemputan serta pendampingan selama putri Fadli Zon ke New York.
"Ybs mendarat di New York menggunakan penerbangan Emirates no penerbangan EK 201 pukul 14.15 siang di Bandara JFK New York," tulis Konsulat Jenderal RI di New York.
Terkait hal tersebut, KJRI New York telah membalas surat pada tanggal 10 Juni yang menginformasikan bahwa KJRI New York hanya dapat membantu penjemputan di bandara dan transportasi dari bandara ke hotel di kota New York.
Karena keterbatasan anggaran KJRI New York, mereka tidak dapat memfasilitasi pendampingan karena jaraknya yang sekitar 200 kilometer dari Kota New York.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?