Suara.com - Pembangunan kereta api Trans Papua diperkirakan dimulai awal 2017 yang diawali dengan peletakan baru pertama (groundbreaking).
"Diperkirakan akan mundur lagi ke awal 2017, setelah sebelumnya saya mendapatkan mandat untuk mempercepat pada semester II 2016 ini," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Prasetyo Boeditjahjono dalam diskusi di Jakarta, Kamis.
Prasetyo mengatakan proyek tersebut masih terkendala, di antaranya pembebasan lahan, kegunaan dan nilai keekonomian.
"Kalau pun sudah jadi, kami harus mempertimbangkan siapa yang akan menggunakan. Jangan-jangan sudah jadi tapi tidak terpakai," ucapnya.
Dia menambahkan dalam membangun proyek terlebih dahulu harus dipastikan trasenya legal, tanah sudah dikuasai, dan nilai kegunaan saat sudah beroperasi. Selain itu, lanjut dia, aspek teknis, yaitu kelengkungan trase di wilayah Papua memang cenderung sulit.
Selain itu, Prasetyo mengatakan terdapat revisi terkait anggaran untuk peletakan batu pertama untuk lima kilometer dan lebar 50 meter, yaitu senilai Rp150 miliar. "Jadi perlu dikaji lagi," katanya.
Berdasarkan Data Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, rencana jalur KA Papua, yakni Sorong-Manokwari (390 kilometer), Manokwari-Nabire (308 kilometer), Nabire-Timika (272 kilometer), Nabire-Sarmi (375 kilometer), Sarmi-Jayapura (205 kilometer) dengan total sepanjang 1.550 kilometer.
Program pembangunan jalur KA Trans Papua tersebut meliputi pengembangan jaringan kereta api baru di Papua Barata dan Papua.
Rincian pembiayaan jalur-jalur tersebut, di antaranya Sorong Manokwari Rp26,70 triliun, Sarmi-Jayapura Rp14,42 triliun, Manokwari-Nabire Rp23,67 triliun, Nabire-Sarmi Rp26,35 triliun, Nabire-Timika Rp19,83 triliun dengan total keseluruhan Tp108,3 triliun.
Sementara itu, jalur yang diprioritaskan untuk dibangun terlebih dahulu, yaitu jalur Sorong-Manokwari yang direncanakan akan dimulai akhir 2017 dan selesai 2024, selanjutnya Sarmi-Jayapura pada awal 2018, Manokwari-Nabire awal 2020, Nabire-Sarmi akhir 2020 dan Nabire-Timika akhir 2020. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas