Suara.com - Tim Formula 1, Mercedes memastikan negosiasi kontrak dengan pebalap Nico Rosberg tidak akan terpengaruh tabrakan antara pebalap Jerman itu dengan rekan satu timnya Lewis Hamilton di Grand Prix Austria, Minggu (3/7/2016).
"Kontrak itu adalah keputusan jangka panjang dan tidak terpengaruh oleh kecelakaan perlombaan," kata Kepala Tim Mercedes Toto Wolff di Sirkuit Red Bull Ring Austria, Senin (4/7/2016).
Wolff, yang mempunyai 30 persen kepemilikan dan menjadi direktur tim Mercedes, telah mengecam tabrakan antar dua pebalapnya yang saling berebutan gelar dan menyebut mereka "tidak memiliki otak".
Pengawas perlombaan Grand Prix Austria menyalahkan Rosberg yang menyebabkan kecelakaan pada putaran terakhir dan menetapkan hukuman waktu dan teguran yang tidak terlalu berarti.
Rosberg yang telah bersama tim Mercedes sejak 2010 dan menginjak usia 31 tahun pada akhir Juni, menyelesaikan perlombaan pada posisi keempat. Sedangkan juara dunia tiga kali Hamilton meraih posisi podium pertama dan berhasil menyalip Rosberg sebagai pengumpul poin terbanyak.
Kontrak Hamilton berlaku hingga 2018, masa depan Rosberg di tim yang bermarkas di Brackley Inggris itu masih dalam keputusan. Mantan pebalap McLaren dan Ferrari asal Austria Gerhard Berger, di sisi lain, sedang bernegosiasi dengan tim pemuncak ajang balap Formula Satu itu.
Berger mengatakan belum ada kesepakatan yang tercapai dan apakah Rosberg masih akan bertahan merupakan keputusan sepenuhnya Mercedes.
"Itu akan menjadi pemikiran jangka pendek dari semua pihak," kata Berger ketika ditanya kemungkinan dampak negatif dari tabrakan antara dua pebalap Mercedes itu.
"Kami sedang melihat di sini perlombaan di mana seseorang melakukan pekerjaan yang bagus. Tapi lantas terjadi sejumlah kondisi di sirkuit," ujar Berger.
Rosberg telah memenangkan lima dari sembilan perlombaan Formula Satu musim 2016. Rosberg masih berharap tetap berada di Mercedes pada tahun-tahun berikutnya meskipun sempat muncul isu kepindahan Rosberg ke tim Ferrari.
"Sangat menyenangkan untuk berada di sini. Tim juga sangat senang dengan saya. Saya merasa sangat berada di rumah. Ini adalah keluarga balap saya dan ini adalah tempat yang saya inginkan untuk masa depan yang jelas," kata Rosberg.
Rosberg hanya menyatakan kekecewaan karena kalah di GP Austria ketika pertanyaan apakah telah terjadi perubahan di tim Mercedes diajukan kepadanya.
"Saya telah mengantongi kemenangan itu dan sangat ingin menang di sini. Kekalahan seperti itu pada lap terakhir sungguh sangat sulit dipercaya," kata Rosberg.
"Saya tidak memikirkan gambaran besar seperti itu. Saya hanya berpikir hari ini dan saya patah hati. Itu saja. Saya hanya orang yang menderita dari tabrakan itu dan dia (Hamilton) tidak," kata Rosberg menjawab pertanyaan terkait kolaborasinya dengan rekan satu timnya itu. (Reuters)
Berita Terkait
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Pembalap McLaren Oscar Piastri Amankan Posisi Kedua GP Jepang 2026
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka
-
Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima