Suara.com - Mantan Wakil Menteri Pertahanan zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sjafrie Sjamsoeddin, menyelenggarakan acara buka puasa bersama di rumahnya, Jalan Sisingamangaraja 9, Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2016).
Acara tersebut dihadiri sejumlah politikus, di antaranya Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Gerindra M. Taufik, Ketua DPD Partai Demokrat DKI Nachrowi Ramli, dan Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnomo.
Taufik mengatakan pertemuan malam ini khusus untuk membahas persiapan pilkada. Taufik mengatakan Sjafrie merupakan salah satu bakal calon terkuat yang akan diusung Partai Gerindra.
"Alhamdulillah mendapatkan respon positif. Tinggal kami menyampaikan ke DPP partai masing-masing," kata Taufik.
Nachrowi menambahkan Sjafrie sudah siap maju ke pilkada. Nachrowi mendengar langsung keinginan Sjafrie untuk bertarung di bursa pilkada.
"Pak Sjafrie tadi mengucapkan bismillah maju sebagai calon gubernur DKI, ini catatan bagi Partai Demokrat untuk segera kita laporkan ke DPP," kata Nachrowi.
Syakir menambahkan acara di rumah Sjafrie hari ini harus menjadi momentum untuk menyamakan persepsi partai untuk membuat Jakarta lebih baik.
Syakir menerangkan hasil pertemuan kali ini akan dibawa ke tingkat DPP PKS untuk selanjutnya diputuskan. Diputuskan akan mendukung siapa
"Mudah-mudahan, setelah lebaran, tidak begitu lama, bisa disampaikan ke publik," kata Syakir.
Sjafrie sendiri mengatakan dirinya akan mengikuti proses politik yang diajukan oleh para partai politik untuk tahapan penyeleksian. Dia pun siap untuk menjalani proses ini untuk membangun Jakarta lebih baik lagi.
Saat ini, tokoh yang paling siap maju ke pilkada ialah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok yang sekarang masih menjabat sebagai gubernur Jakarta sudah mendapatkan dua tiket. Tiket lewat jalur independen dan partai. Dia didukung Nasdme, Hanura, dan Golkar.
Berita Terkait
-
Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Gatot Nurmantyo dan Eks Panglima TNI Bahas Izin Lintas Udara, Menhan Sjafrie: Kepentingan Nasional
-
Menhan Sjafrie Kumpulkan Purnawirawan TNI: Bahas Strategi Pertahanan dan Izin Lintas Udara
-
Panglima TNI, Gatot Nurmantyo hingga Agum Gumelar Kumpul di Kantor Menhan Sjafrie, Ada Agenda Apa?
-
Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir