Suara.com - Ribuan umat Muslim di Kota Jayapura berduyun-duyun menuju halaman Kantor Gubernur Papua, Rabu (6/7/2016). Mereka melaksanakan Sholat Ied.
Ribuan umat ini telah memadati halaman Kantor Gubernur Papua sejak pukul 06.00 Waktu Indonesia Timur (WIT. Mereka mulai duduk berdasarkan posisi yang sudah ditetapkan oleh panitia sholat Ied setempat.
Mahmud Abdullah, salah seorang warga mengatakan sholat Idul Fitri 1437 Hijriah di tempatnya dipimpin oleh Imam Ustad Abdul Kadir dan khotibnya Ustad Syaiful Muhyidin yang merupakan Dosen Ilmu Al Quran dan Tafsir STAIN Al-Fatah Jayapura.
"Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1437 Hijriah kali ini tidak banyak berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," katanya.
Menurut Mahmud, pihaknya senang karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyediakan halaman kantornya untuk dipergunakan sebagai tempat sholat. Dia berharap pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1437 Hijriah dapat berjalan dengan lancar dan aman.
"Kami harap cuaca juga mendukung dengan tidak hujan sehingga umat Muslim yang hendak menjalankan Sholat Idul Fitri dapat melaksanakannya secara khusyuk," katanya lagi.
Ustad Syaiful Muhyidin dalam ceramahnya mengatakan umat Muslim diminta untuk memperbaiki hubungan dengan sesama supaya mendapat rahmat.
"Allah juga meminta umatnya tidak terlalu berlebihan sehingga memperhatikan fisik dan rohani dalam menjalankan ibadahnya," katanya.
Menurut Ustad Syaiful, di bulan Ramadhan kualitas manusia Muslim diuji untuk menjadi tolak ukur dalam menjalankan kehidupan selanjutnya.
"Apakah dalam puasa pada bulan Ramadhan umat Muslim mampu menjauhkan diri dari ado domba yang merugikan diri sendiri dan sesama." ujarnya.
Dia menuturkan puasa merupakan sebuah perisai agar seorang umat Muslim dapat memproteksi dirinya dari berkata-kata yang tidak baik, berkelakuan buruk dan lain sebagainya.
"Untuk itu di akhir Ramadhan menjadi sebuah pintu kemenangan bagi umat Muslim yang dapat menahan godaan dan nafsunya untuk menikmati rahmat Allah," katanya lagi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba