Suara.com - Kelompok militan penyerang warga asing di restoran Holey Artisan di Dhaka, Bangladesh pekan lalu, ternyata menyiksa para sandera warga negara Italia sebelum membunuh mereka. Informasi tersebut disampaikan dalam laporan hasil autopsi terhadap jenazah korban, yang dirilis Rabu (6/7/2016).
Jenazah kesembilan warga negara Italia yang menjadi korban pembantaian, diterbangkan kembali ke Roma, Italia, pada Selasa (5/7/2016). Hasil autopsi terhadap korban yang sebagian besar pegawai industri pakaian itu menunjukkan bahwa para korban disembelih dengan pisau sehingga mengalami kematian secara perlahan. Sementara itu, masih berdasarkan hasil autopsi, beberapa diantara korban dimutilasi.
Sebanyak 20 orang tewas dalam serangan yang terjadi di kompleks diplomatik di Dhaka tersebut, pada Jumat pekan lalu. Para korban sebagian besar warga negara asing, termasuk warga negara Jepang, India, Italia, dan Amerika Serikat.
ISIS mengklaim bertanggungjawab atas pembantaian tersebut. Di media sosial, ISIS juga mengunggah foto-foto dari lima orang lelaki yang terlibat dalam pembantaian itu.
Pihak berwajib Bangladesh mengatakan, sebagian besar pelaku ternyata pernah mengenyam pendidikan di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi prestisius, baik di Bangladesh, maupun di Malaysia. Salah satunya bahkan putra dari seorang politisi Bangladesh.
Restoran Holey Artisan di Dhaka merupakan tempat yang populer di kalangan ekspatriat. Para penyidik di Roma, Italia, kini tengah menyelidiki apakah warga negara Italia memang sengaja dijadikan target dalam insiden ini. (Reuters)
Berita Terkait
-
Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar