Suara.com - Ratusan penganut Islam Alif Rebo Wage (Aboge) di Desa Cikakak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (8/7/2016), melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriyah.
Salat Idul Fitri tersebut dilaksanakan di Masjid Baitussalam, yang biasa dikenal dengan sebutan Masjid Saka Tunggal, Dusun Cikakak I, Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Banyumas, yang dipimpin oleh imam sekaligus khatib Kiai Sulam.
Dalam khotbah berbahasa Arab, khatib mengajak umat Islam untuk memaknai momentum Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah sebagai hari kemenangan dan kembali ke fitrah, setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan.
Usai melaksanakan Salat Idul Fitri, seluruh jamaah khususnya yang berada di dalam masjid bersalam-salaman untuk saling memaafkan sambil mengumandangkan salawat berlanggam Jawa sebagai bentuk silaturahmi.
Setelah selesai, seluruh jamaah keluar untuk melanjutkan silaturahmi dengan jamaah lainnya yang melaksanakan Salat Idul Fitri di halaman masjid maupun warga lainnya yang telah berlebaran lebih dulu.
Mereka tampak saling bersalam-salaman sambil berjalan mengelilingi halaman dan bangunan masjid.
Selama prosesi silaturahmi tersebut berlangsung, tidak sedikit kawanan kera berekor panjang penghuni hutan di sekitar masjid tampak berkeliaran di antara kerumunan warga yang sedang bersilaturahmi.
Kendati demikian, warga tidak terganggu oleh aktivitas kera-kera berekor panjang itu.
Prosesi silaturahmi tersebut diakhiri dengan kenduri yang digelar di dalam masjid sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas karunia yang telah diberikan selama ini.
Makanan yang disajikan dan dinikmati dalam kenduri tersebut dibawa oleh jamaah dari rumah masing-masing dan terlebih dulu dikumpulkan di ruang tamu rumah imam sekaligus juru kunci Masjid Baitussalam selama pelaksanaan Salat Idul Fitri.
Kalender yang dipakai penganut Islam Aboge konon telah digunakan para wali sejak abad ke-14 dan disebarluaskan oleh ulama Raden Rasid Sayid Kuning dari Pajang.
Penganut Islam Aboge meyakini bahwa dalam kurun waktu delapan tahun atau satu windu terdiri dari tahun Alif, Ha, Jim Awal, Za, Dal, Ba/Be, Wawu, dan Jim Akhir serta dalam satu tahun terdiri 12 bulan dan satu bulan terdiri atas 29-30 hari dengan hari pasaran berdasarkan perhitungan Jawa, yakni Pon, Wage, Kliwon, Manis (Legi), dan Pahing.
Dalam hal ini, hari dan pasaran pertama pada tahun Alif jatuh pada Rabu Wage (Aboge), tahun Ha pada Ahad/Minggu Pon (Hakadpon), tahun Jim Awal pada Jumat Pon (Jimatpon), tahun Za pada Selasa Pahing (Zasahing), tahun Dal pada Sabtu Legi (Daltugi), tahun Ba/Be pada Kamis Legi (Bemisgi), tahun Wawu pada Senin Kliwon (Waninwon), dan tahun Jim Akhir pada Jumat Wage (Jimatge).
Penganut Islam Aboge meyakini tahun 1437 Hijriyah merupakan tahun Jim Awal karena tanggal 1 Muharam jatuh pada hari Jumat dengan hari pasaran Pon atau sesuai dengan rumusan Jimatpon.
Hari Jumat dan pasaran Pon itu selanjutnya menjadi patokan atau hari pertama dan pasaran pertama pada tahun Jim Awal.
Dalam menentukan tanggal perayaan hari-hari besar agama Islam, penganut Aboge memiliki rumusan tersendiri yang mengacu pada hitungan sesuai tahun berjalan, misalnya Donemro/Sanemro (Ramadhan jatuh pada hari keenam pasaran kedua) untuk menentukan tanggal 1 Ramadhan serta Waljiro (Syawal jatuh pada hari pertama pasaran kedua) untuk menentukan tanggal 1 Syawal.
Berdasarkan rumusan tersebut, tanggal 1 Ramadhan 1437 Hijriyah jatuh pada hari Rabu Wage karena hari keenam dan pasaran kedua setelah Jumat Pon (berpatokan pada 1 Muharam tahun Jim Awal) adalah Rabu Wage atau tanggal 8 Juni 2016 pada kalender Masehi.
Sementara untuk 1 Syawal 1437 Hjriyah, berdasarkan rumusan Waljiro jatuh pada hari Jumat Wage (1 Syawal jatuh pada hari pertama dan pasaran kedua yang diturunkan dari Jumat Pon atau 1 Muharam 1437 Hijriyah, red.) atau tanggal 8 Juli 2016.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil