Terdakwa Jessica Kumala Wongso mengalami sesak nafas saat mengantar Jessica Kumala Wongso ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, pada 6 Januari 2016 silam.
"Saya cuma ingat dia (Jessica) sesak nafas. Dia bilang asma, asma," kata Hani ketika dihadirkan sebagai saksi kunci di sidang kematian Mirna Wayan Salihin dengan menghadirkan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (13/7/2016).
Menurutnya, Jessica juga sempat mengaku sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit di Kawasan Sunter, Jakarta Utara. Untuk itu, dia pun meminta Jessica untuk membukti surat keterangan sakit asma di hadapan Hakim persidangan.
"Dan dia bilang di (rawat) Sunter. Apakah ada suratnya?" kata Hanie.
Dari permintaan Hanie tersebut, sontak Keluarga Mirna yang menghadiri sidang kelima ini bertepuk tangan dan menyoraki terdakwa Jessica.
Lantas, Ketua Hakim Kisworo mengatakan permintaan tersebut bukan kewenangan Hanie sebagai saksi.
"Apakah benar atau tidak? (Jessica sakit), itu bukan wewenang saudara," kata Hakim Kisworo.
Suara.com - Dalam sidang kelima ini, JPU tidak hanya menghadirikan Hanie sebagai saksi kunci. Bukti rekaman kamera pengintai atau CCTV yang berisi pertemuan Mirna, Jessica, dan Hanie saat bertemu di Kafe Oliver juga diputar di dalam persidangan.
Berita Terkait
-
Ditanya Terus soal Kopi Sianida, Jessica Wongso Kena Mental dan Tutup Akun
-
Fluktuasi Kurs Rupiah, Harga Pangan Lokal Makin Tercekik Biaya Produksi
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
-
Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya