Suara.com - Presiden Joko Widodo memanggil Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/7/2016). Kedatangan Buwas-begitu Budi akrab disapa, terkait pergantian pejabat eselon satu di lembaganya.
"Bertemu Presiden untuk penetapan jabatan di lingkungan BNN. Itu kan ada pergantian beberapa pejabat Eselon I yang harus minta persetujuan Bapak Presiden," kata Buwas kepada wartawan.
Buwas mengaku mengajukan beberapa nama calon pejabat eselon satu di BNN kepada Presiden dan tinggal menunggu Keputusannya.
"Sudah saya ajukan ke beliau, tinggal nanti keputusannya bagaimana. Ini ada beberapa lembaga negara juga yang bersamaan," ujar dia.
Ditambahkan Buwas, ada tiga pejabat eselon satu di lingkungan BNN yang diganti. Sayang, mantan Kabareskrim Polri ini tak menyebut namanya.
"Sementara ada tiga Eselon satu, Deputi (diganti)," tutur dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja