- Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor Polri menyelidiki tiga perkara korupsi melalui penyidikan gabungan di berbagai lokasi Jakarta dan Bogor.
- Penyidik telah memeriksa 15 saksi dan menyita sejumlah barang bukti guna mendalami dugaan korupsi yang sedang ditangani tersebut.
- Polisi belum menetapkan tersangka dalam perkara ini, namun akan mengumumkannya dalam waktu dekat setelah pengumpulan bukti selesai dilakukan.
Suara.com - Penyidikan gabungan Polda Metro Jaya dan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dalam tiga perkara dugaan korupsi terus bergulir.
Hingga kini, penyidik telah memeriksa sedikitnya 15 saksi, termasuk dua petugas keamanan di rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.
Perkembangan penyidikan itu disampaikan dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026) malam, yang dipimpin Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto didampingi Direktur Penindakan Kortastipidkor Polri Brigjen Robertus Yohanes De Deo dan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Mackbon.
Budi merinci para saksi berasal dari sejumlah lokasi yang sebelumnya digeledah penyidik, mulai dari kafe, money changer, apartemen, hingga rumah pribadi.
"Untuk saksi kafe de'Clan itu ada dua orang. Yang 4 orang moneny changer dengan inisial DH, HH, ER dan RP. Satu saksi lagi di rumah yang di Gandaria, atas nama DR," ujar Budi.
Pemeriksaan juga menyasar sejumlah pihak yang diduga mengetahui aktivitas di lokasi-lokasi tersebut, termasuk sopir, karyawan gedung perkantoran, hingga petugas keamanan di kawasan Sentul.
"Tadi yang ditanyakan, di Pacific Place, TK. Termasuk ada satu saksi T, drivernya DR, serta saksi dari NH. Yang tadi malam dilakukan penggeledahan itu saksi atas nama MIL. Dua saksi lagi sekuriti Sentul atas nama R dan A," paparnya.
Selain memeriksa saksi, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sebuah bingkai berisi foto keluarga yang ditemukan di rumah Febrie di kawasan Sentul. Namun, polisi memastikan foto tersebut tidak akan dipublikasikan demi menjaga privasi.
"Kami sampaikan untuk foto, kami tidak akan menyampaikan karena ada hal-hal privasi yang harus kita jaga, karena di situ ada foto keluarga dan kita harus melindungi keluarga dan lain-lain," katanya.
Baca Juga: Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
Meski telah memeriksa belasan saksi dan menyita berbagai barang bukti, polisi belum menetapkan tersangka dalam perkara yang ditangani melalui skema joint investigation tersebut.
Budi memastikan pengumuman tersangka akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Bukan malam ini, tetapi akan dalam waktu dekat. Kami akan menyampaikan terkait tentang tersangka dalam perkara yang ditangani oleh join investigasi, oleh Kortas dan Polda Metro Jaya," tuturnya.
Budi juga menegaskan penyidikan tiga perkara korupsi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pemberantasan korupsi.
"Pemberantasan tindak pidana korupsi ini merupakan atensi Presiden Republik Indonesia dalam program prioritas Asta Cita ketujuh, yaitu memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi," tegasnya.
Periksa Jampidsus
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah