Ibu Neti, ibunda Irsyad (9 bulan) yang diduga menjadi korban vaksin palsu Rumah sakit Ha\rapan Bunda, Kramat Jati, Jakarta Timur. (Suara.com/Nikolaus Tolen)
Pengurus Ikatan Dokter Anak Indonesia mengatakan bahwa vaksin yang dipalsukan dan beredar di sejumlah rumah sakit merupakan vaksin impor bukan buatan produksi dalam negeri. Sehingga IDAI berharap jangan lagi ada keresahan dari para orangtua yang memiliki bayi.
Soedjatmiko bahkan menjelaskan bahwa vaksin buatan dalam negeri selama ini diproduksi PT Biofarma. Menurutnya vaksin yang diproduksi Biofarma tak mungkin ada kelangkaan, malah pemerintah kerap menggratiskan vaksin ini kepada masyarakat
"Sejauh yang saya dapat informasi semua vaksin yang dibuat dalam negeri, produksi Biofarma itu enggak dipalsukan. Suplai banyak, malah murah, digratiskan pemerintah," kata Soedjatmiko dalam diskusi bertajuk Jalur Hitam Vaksin Palsu di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/7/2016).
Soedjatmiko menyebutkan sejumlah vaksin produksi Biofarma yang tak dipalsukan yakni vaksin DT (Difteri Tetanus) untuk anak usia dibawah tujuh tahun, TT (Tetanus Toxoid) untuk anak dan ibu hamil, vaksin campak serta vaksin BCG.
"Yang dipalsukan beberapa jenis vaksin import, bukan seperti tadi (DT, TT, dan BCG)," katanya.
Terkait dampaknya, lanjut Soedjatmiko, tak akan ada dampak yang berarti namun hanya kekebalan tubuh si anak yang tidak mendapatkan apa-apa sehingga rawan terserang penyakit.
"Kekebalan yang mestinya kebal malah enggak dapat apa-apa," ujar dia.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Zionis Kiamat! Warga Israel Kocar Kacir Dihujani Rudal
-
Perjanjian Dagang RIAS Digugat ke PTUN, DPR Dikritik Tak Kritis Jalankan Fungsi Pengawasan
-
Ikuti Jejak Eggi Sudjana, Tersangka Rismon Ajukan Restorative Justice di Kasus Ijazah Jokowi
-
Durasi Perang Iran Tidak Pasti, Donald Trump Plin-plan?
-
12 Hari Serangan AS-Israel ke Iran: 1.300 Warga Sipil Tewas, 10.000 Target Diklaim Dibom
-
HUT ke-12 Suara.com, Menteri HAM Natalius Pigai: I Love You, Tetaplah Kritis dan Imparsial
-
Ultah ke-12, Deretan Karangan Bunga Pejabat hingga BUMN Penuhi Kantor Baru Suara.com di Palmerah
-
Zionis Israel Makin Tersiksa dengan Rudal Iran, Tidur Makin Tak Nyenyak Takut 'Lewat' Mendadak
-
Laporan Media Asing Ungkap Jumlah Korban Ledakan di Bandara Internasional Dubai
-
Gegara Kerja Sama Dagang RI-AS, Koalisi Masyarakat Sipil Gugat Presiden Prabowo ke PTUN