Suara.com - Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, dua pembalap pabrikan Yamaha di MotoGP gagal merebut podium dalam balapan di Jerman pada Minggu (17/7/2016). Rossi hanya bisa mengakhiri balapan di urutan kedelapan sementara Lorenzo di urutan 15.
Sejak awal laga Rossi, yang start dari urutan tiga, sempat memimipin meski belakangan disalip pembalap Ducati Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci dari tim Pramac Ducati. Rossi sempat bertahan di urutan kedua di menit-menit akhir, tetapi terlempar ke belakang setelah masuk pit stop.
Adapun Lorenzo sejak awal balapan memang tak menunjukkan giginya. Ia berakhir di urutan 15, nyaris tanpa perlaawanan dan ini diakui oleh pemuda asal Spanyol itu.
"Setelah pemanasan terlihat jelas bahwa kami tidak akan bisa bersaing dengan pembalap top dalam balapan ini," kata Lorenzo sesuai balapan.
"Ketika lintasan mulai kering saya mulai kehilangan posisi, karena saya merasa tidak nyaman atau percaya diri dengan ban depan baik saat mengerem atau ketika menikung. Saya lalu mengganti motor ketika tim meminta saya masuk pit. Tetapi agaknya sudah terlambat," jelas Lorenzo.
Akibat kegagalan itu Lorenzo dan Rossi semakin jauh ditinggal pembalap Honda, Marc Marquez di klasemen sementara. Marquez yang menguasai puncak klasemen unggul 48 poin dari Lorenzo dan 59 poin di atas Rossi. (MotoGP.com/Crash.net)
Berita Terkait
-
Daftar Harga Motor Matic 125cc Termurah hingga Termahal Saat Ini, Honda Meroket Tajam
-
Apa Saja Tips Beli Motor Bekas di Showroom? Ini 5 Rekomendasinya, Lebih Murah dari BeAT Baru
-
Yamaha Hentikan Tes Sepang Usai Insiden Jatuh Fabio Quartararo
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Gaji UMR Masih Bisa Beli Motor Baru, Ini Daftar Pilihannya
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik
-
Pengamat: Pernyataan 'Peras Darah' Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi
-
Strategi 'Hukum Dompet', Jurus Paksa Warga Jakarta Pakai Transportasi Umum
-
KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos Bakal Lancar, Meski Butuh Waktu Lama
-
Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
-
Jakarta Tak Pernah Selesai dengan Macet, Pengamat: Kesalahan Struktur Ruang Kota
-
KPK Ungkap Modus Baru Gratifikasi Hakim PN Depok, Rp 2,5 Miliar Disamarkan Lewat Money Changer