Jaksa Penuntut Umum memastikan akan membawa kopi pembanding di sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin yang akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, hari ini Kamis (21/7/2016).
Jaksa Ardito Muardi menjelaskan alasan tim JPU belum memghadirkan kopi pembanding tersebut karena masih dititipkan di Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri bersama dengan alat bukti lainnya. Adapun kopi pembanding tersebut yakni Es Kopi Vietnam yang bersianida dan Es Kopi Vietnam tanpa sianida yang disajikan Kafe Olivier.
"Kopi pembanding itu setahu saya ada di itu (lab). Setelah dipulangi saya titipkan di lab. Karena kan ada organ ya, yang kalau mau kami simpan kan bau. Jadi kami simpan di labnya labfor. Oleh petugas tertinggal aja, dipastikan akan dibawa (hari ini)," kata Jaksa Ardito di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (21/7).
Dia juga mengatakan soal adanya perubahan warna dari sisa minumam kopi Mirna sudah dipaparkan oleh pelayan Kafe Olivier Agus Triyono yang dihadirkan sebagai saksi di sidang.
Nantinya, kata Ardito Jaksa juga akan menghadirkan saksi lain dari pihak Olivier untuk menjelaskan soal adanya perubahan warna setelah Mirna meminum kopi tersebut.
"Otomatis kan ada sebuah reaksi seketika dan tidak dibuat-dibuat dan ia memberitahukan kepada saksi Rossi dan ia yang belum kita dengarkan keterangannya. Nanti akan kita dengarkan. Bahwa seperti jamu kunyit," kata dia.
Lebih lanjut, Ardito juga menanggapi soal adanya bau menyengat yang berasal dari kopi Mirna. Hal itu juga telah dipaparkan dari keterangan saksi kunci Boon Juwita alias Hanie yang kembali dihadirkan di dalam sidang kemarin.
"Saya pikir jelas juga, dari kopi normal menjadi bau tak normal. Cuma saya tadi udah mancing seperti gambaran bau itu. Cuma kan tidak. Cuma tadi sinkron seperti keterangan Hanie juga. Hanie juga cium bahwa ada suatu bau lain," kata dia.
Jaksa Ardito menambahkan jika nantinya semua fakta yang sebelumnya muncul di persidangan kasus Kopi Maut Mirna akan terjawab dengan keterangan ahli yang akan dihadirkan Jaksa.
"Saya yakin nanti akan terjawab di keterangan ahli. Kenapa berbeda, sekian lama apakah ada perbedaan, apakah ada yang tetap. Nanti ahli toksikologi yang menjelaskan," kata Ardito.
Rencananya, Jaksa akan kembali menghadrikan saksi lain yang merupakan pegawai Kafe Olivier di sidang lanjutan hari ini. Adapun saksi-saksi tersebut yakni Jukiah, Yohannes, dan Devi. Apabila tidak ada halangan, jaksa juga akan menghadirkan barista kafe Olivier bernama Rangga.
Dalam sidang sebelumnya, jaksa menghadirkan empat pegawai Olivier, tapi baru tiga yang dimintai keterangan. Mereka adalah Aprilia Cindy Cornelia, Marlon Alex Napitupulu, dan Agur Triyono.
Ketiganya telah memberikan kesaksian terkait dengan barang bukti rekaman CCTV yang diputar di ruang sidang.
Jessica tidak keberatan dengan kesaksian ketiga saksi.
Sampai hari ini, tim pengacara Jessica menganggap semua bukti yang dibeberkan jaksa tidak membuktikan Jessica menuangkan racun ke kopi yang diminum Mirna. Mereka tetap yakin Jessica tidak teribat dalam kematian Mirna.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Penembak Gala Dinner Pejabat AS Didakwa Percobaan Pembunuhan Terhadap Donald Trump
-
Kecelakaan Maut KRL Bekasi, Menteri Rosan Pastikan Titah Prabowo Bangun Flyover Segera Diekseskusi
-
Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah?
-
Disiden Artinya Apa? Rocky Gerung Diberi Julukan Ini Oleh Prabowo
-
Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas
-
Militer Meksiko Ringkus El Jardinero Pemimpin Kartel JNGC yang Paling Dicari Tanpa Letusan Senjata
-
AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal
-
Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan
-
KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot
-
Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela