Suara.com - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Balangan, Kalimantan Selatan, AKBP Moh Zamroni Sik melarang setiap anggota polisi di jajaran Polres setempat untuk mendownload atau menggunakan aplikasi Pokemon Go.
"Semua anggota yang memiliki Hp android langsung dilakukan pemeriksaan secara dadakan sehingga tidak ada yang bisa menghindar lagi," kata Kasi Humas Polres Balangan Aiptu Pektrus Purba di Balangan, Jumat (22/7/2016).
Dia terus mengatakan pemeriksaan terhadap Hp anggota itu dilakukan langsung oleh Kapolres dan dampingi Kasi Propam Aiptu Bambang Surya. Pelaksanaan pemeriksaan Hp anggota itu dilakukan pada Jumat pagi sekitar pukul 07.30 WITA di Gedung Polres Balangan, usai pelaksanaan apel pagi dan anggota diminta untuk mengeluarkan Hp milik mereka masing-masing.
Kasubag Humas terus mengatakan orang nomor satu dijajaran Polres Balangan itu memberikan perintah kepada seluruh personel agar tidak mempergunakan permainan game Pokemon Go dan bila ditemukan dalam pelaksanaan dinas maupun di luar dinas anggota tersebut akan diberikan sanksi.
Terus dikatakannya, game Pokemon Go berbahaya karna ada GPS dan ditakutkan rahasia gambar lingkungan kerja dapat diketahui orang lain atau pihak pihak tertentu dapat mencuri kesempatan dan keuntungan dari kondisi lingkungan kerja khususnya pihak pihak inteligen.
Selain itu, keselamatan personel yang menjalankan permainan Pokemon Go juga berbahaya dan sudah banyak contoh para pemain sering lupa dengan keselamatan diri mereka karena terlena pada permaian tersebut.
"Untuk itu dengan adanya larangan dan perintah dari Kapolres diharapkan seluruh anggota polisi di jajaran Polres Balangan bisa melaksanakannya," tutur Kasubag Humas. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual