Anies Baswedan dan keluarganya pamitan dengan pegawai Kemendikbud [suara.com/Nikolaus Tolen]
Sore ini, Anies Baswedan menyelenggarakan acara perpisahan dengan pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Anies tak lagi menjadi menteri setelah Presiden Joko Widodo menggantinya dengan Muhadjir Effendy mulai hari ini.
Acara perpisahan berlangsung di aula utama gedung dan dihadiri ratusan pegawai. Anies terlihat di tengah acara didampingi oleh keluarga yang terdiri dari istri dan anak-anaknya.
Anies dan keluarganya duduk di atas podium. Anies menyampaikan pesan dan kesan selama memimpin kementerian.
Anies berpesan kepada seluruh pegawai untuk terus bekerja dan menjalankan amanah yang telah dipercayakan negara.
"Ini bukanlah perpisahan antara kita, saya tidak kemana-mana, saya masih di Indonesia. Saya akan terus membantu dari luar," kata Anies.
Anies meminta pegawai menjadikan momen 20 bulan bersamanya untuk meningkatkan kinerja dan berprestasi.
"Saya akan pastikan apa yang telah kita kerjakan selama ini akan menjadi sebuah hal yang dapat memberikan prestasi baik di segala macam bidang. Karena itu, untuk yang masih di sini, teruslah bekerja dan jagalah amanah dan sumpah itu dengan baik," kata Anies.
Tak lupa, inspirator program Indonesia Mengajar menyampaikan terima kasih kepada dukungan keluarganya.
"Saya bersyukur selama ini didukung oleh istri dan anak- anak. Kalau tidak didukung betapa stresnya hidup ini. Dukungan ibu, walaupun jauh dari Yogya, kiriman doanya tetap terus ada," kata Anies.
Acara perpisahan berlangsung di aula utama gedung dan dihadiri ratusan pegawai. Anies terlihat di tengah acara didampingi oleh keluarga yang terdiri dari istri dan anak-anaknya.
Anies dan keluarganya duduk di atas podium. Anies menyampaikan pesan dan kesan selama memimpin kementerian.
Anies berpesan kepada seluruh pegawai untuk terus bekerja dan menjalankan amanah yang telah dipercayakan negara.
"Ini bukanlah perpisahan antara kita, saya tidak kemana-mana, saya masih di Indonesia. Saya akan terus membantu dari luar," kata Anies.
Anies meminta pegawai menjadikan momen 20 bulan bersamanya untuk meningkatkan kinerja dan berprestasi.
"Saya akan pastikan apa yang telah kita kerjakan selama ini akan menjadi sebuah hal yang dapat memberikan prestasi baik di segala macam bidang. Karena itu, untuk yang masih di sini, teruslah bekerja dan jagalah amanah dan sumpah itu dengan baik," kata Anies.
Tak lupa, inspirator program Indonesia Mengajar menyampaikan terima kasih kepada dukungan keluarganya.
"Saya bersyukur selama ini didukung oleh istri dan anak- anak. Kalau tidak didukung betapa stresnya hidup ini. Dukungan ibu, walaupun jauh dari Yogya, kiriman doanya tetap terus ada," kata Anies.
Komentar
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Anies Baswedan Tak Dibahas di Mens Rea
-
Anies Desak Banjir Sumatera Ditetapkan Jadi Bencana Nasional
-
Pakar UIKA Dukung Anies Desak Status Bencana Nasional untuk Aceh dan Sumatera
-
Pesan Anies Baswedan untuk Relawan Muda: Demokrasi Tumbuh dari Warga yang Mau Turun Tangan
-
Gelaran Reuni Akbar 212 di Monas
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar