Suara.com - Sejak bergantinya tahun, aksi teror terus menggemparkan dunia. Sebut saja aksi yang terjadi beberapa kali di Prancis dan negara-negara Eropa lainnya.
Aksi kekerasan yang merenggut puluhan korban jiwa, bahkan ratusan orang, kerap disebut sebagai aksi terorisme. Dan sedihnya, salah satu agama, yaitu Islam, kerap dikaitkan dengan aksi-aksi yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan tersebut.
Menanggapi paradigma negatif soal Islam yang terus berkembang, pemimpin umat Katolik Dunia, Paul Fransiskus, angkat bicara. Dalam sebuah acara bertajuk Hari Kaum Muda Sedunia yang digelar di Krakow, Polandia, beliau meminta kaum muda untuk berpikir jernih dan tidak menunjuk satu ajaran agama sebagai biang kejahatan.
Menurut Paus, salah jika Islam dilihat sebagai agama yang cinta kekerasan. Menurutnya, semua agama di dunia memiliki kelompok fundamental dan bukan hanya Islam.
"Saya pikir tidak benar untuk mengkaitkan agama Islam dengan kekerasan," kata Paus Fransiskus.
"Pemikiran seperti itu salah dan tidak benar," tegas pemimpin Katolik dunia itu.
"Saya pikir hampir semua agama memiliki kelompok-kelompok kecil yang berpandangan fundamental. Jika saya berbicara soal kekerasan Islam, maka saya harus berbicara soal kekerasan Katolik. Tidak semua muslim itu suka kekerasan," tegasnya lagi. (Reuters)
Berita Terkait
-
Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Ini Menurut Hukum Islam
-
Kapan Mulai Cuti Bersama Lebaran 2026? Ini Aturan Resminya
-
FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace
-
Prabowo Kumpulkan Tokoh Islam di Istana Hari Ini, BoP Jadi Salah Satu Agenda Bahasan
-
Terpapar Radikalisme via Medsos, Dua Anak di Langkat Terlibat Kasus Terorisme
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Jabodetabek, Cek Rinciannya di Sini
-
Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Diduga Sempat Dimintai Uang Sekolah, Komisi X DPR: Pelanggaran Hukum
-
Warga Keluhkan TransJakarta Sering Telat, Pramono Anung Targetkan 10 Ribu Armada di 2029