Suara.com -
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku bingung dengan adanya sepanduk penolakan ketika ia ingin mendatang suatu acara di wilayah Jakarta.
Contohnya, aksi penolakan warga terhadap Ahok baru-baru ini terjadi lagi. Sabtu (30/7/2016) kemarin, muncul sejumlah spanduk bertuliskan "Festival Condet Yes!!! Ahok No!!!" di sekitar acara festival budaya Betawi di Condet, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur.
"Nggak tahu ya, waktu saya cek ke sana nggak ada tuh (menolak saya). Yang nolak bukan orang sana yang pasang," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/8/2016).
Ahok menjelaskan dirinya setiap akhir pekan selalau mendapat undangan dari warga untuk menghadiri resepsi pernikahan. Di sana kata Ahok respon warga tidak ada yang menolak.
"Saya datang kawinan terus, kalau nolak ajak saya foto-foto nggak kira-kira? Ngundang saya," kata Ahok
Masih dikatakan Ahok, setiap hari ia ngantor di Balai Kota juga selalau ada warga yang ingin menemui dirinya untuk melaporkan keluhan-keluhannya selama ini.
"Terus kalau warga nolak saya, (warga) datang nggak ke depan (pendopo Balai Kota)? Ini depan warga bukan?. Aku juga bingung yang (nolak) itu warga yang mana," ujar Ahok.
Aksi penolakan warga juga pernah terjadi ketika Ahok akan meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak di Penjaringan Indah, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (23/6/2016) sore. Bahkan, sempat terjadi kericuhan antara sejumlah warga dan aparat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK
-
Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi
-
JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri
-
Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta
-
8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
-
6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh
-
Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul