Suara.com - Jessica Kumala Wongso, terdakwa kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin, sempat tertangkap kamera pemantau (CCTV) di kafe Olivier sedang menggaruk-garuk tangan saat Mirna kejang usai menelan es kopi bersianida.
Ahli forensik toksikologi kimia dan biologi Puslabfor Mabes Polri Kombes Nur Samran Subandi mengatakan tindakan menggaruk tangan Jessica tidak bisa disimpulkan bahwa dia telah menyentuh siandia kendati zat beracun itu memang menimbulkan efek gatal dan panas jika terpapar di kulit.
"Salah satu gejala adalah gatal, tapi saya tidak bisa katakan karena (siandia) itu," kata Samran Subandi pada persidangan lanjutan perkara tewasnya Wayan di PN Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2016).
Sebagai ahli toksikologi, Samran mengaku pernah terkena sianida di tangan dan merasakan gatal dan panas di kulit.
"Saya pernah rasakan gatal dan panas. Rasa gatalnya berlangsung lama jika tidak lekas dicuci. Melepuh atau tidak tergantung jumlahnya," kata Nur Samran Subandi.
Sebelumnya, pada persidangan Rabu (13/7/2016), diperlihatkan rekaman kamera CCTV yang menunjukkan Jessica sedang menggaruk tangan saat Mirna mengalami kejang.
Pada rekaman CCTV yang diperlihatkan di persidangan, Jessica yang berbaju coklat berdiri di depan meja atau di depan Mirna yang sedang kejang mulai menggaruk-garuk tangannya pada jam 17.24 WIB.
Dalam rekaman terlihat pegawai Cafe Olivier berusaha menggeser meja ke arah kanan dan terlihat juga Jessica masih menggaruk tangan kemudian berpindah posisi ke sisi kiri.
Saat ini sidang lanjutan kasus Mirna usai meminum kopi bersianida masih berlangsung dengan mendengarkan keterangan ahli toksikologi.
Berita Terkait
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
-
Pernah Diisukan Penyuka Sejenis, Jessica Wongso Ngaku Banyak Cowok Mendekatinya Usai Bebas
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!