Suara.com - Seorang laki-laki asal Suriah ditangkap polisi di Genoa, Italia, pada Rabu (3/8/2016), demikian dilaporkan Reuters. Dia dicurigai hendak pergi ke negara asalnya untuk bergabung dengan kelompok milisi.
Lelaki pengangguran berusia 23 tahun itu ditangkap atas tuduhan mendukung terorisme. Meskipun, polisi memastikan tak ada indikasi rencana serangan di Italia.
Polisi menduga lelaki yang ditangkap ingin bergabung dengan kelompok pemberontak Front Al Nusra. Pemeriksaan langsung dilakukan untuk menyelidiki apakah sebelumnya telah ada upaya merekrut pejuang di daerah Genoa.
Setidaknya, polisi saat ini telah memeriksa salah satu keluarga lelaki yang ditangkap dan tiga warga Libya. Beberapa masjid dan pusat-pusat kebudayaan islam di Genoa dan Rapallo juga digeledah.
Sebelumnya pada Selasa, Menteri Dalam Negeri Angelino Alfano mengatakan Italia telah mendeportasi seorang laki-laki Pakistan berusia 26 tahun. Dia dituduh terlibat jaringan Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS dan hendak pergi ke Suriah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!