News / Metropolitan
Senin, 08 Agustus 2016 | 10:16 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), bersama stafnya Sunny Tanuwidjaja, tampil bersaksi di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, Senin (25/7/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak masalah ada gerakan di masyarakat untuk menjual atribut "tolak Ahok" menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

Ahok bahkan mempersilahkan Forum RT/RW se-Jakarta selaku inisiator tolak Ahok untuk menjual kaos "Gerakan 3 Juta KTP Tolak Ahok".

"Selama nggak melanggar ya silahkan saja jual kaos. Lumayan bantu UMKM," Ahok seraya menantang di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (8/8/2016).

Menurut gubernur berusia 50 tahun ini, dia tak masalah dengan "Gerakan 3 Juta KTP Tolak Ahok" karena nama Ahok sudah menjadi brand di mana-mana.

"Ahok kan udah brand di mana-mana, nggak bisa saya pateni lagi," ujar Ahok sambil tertawa.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengatakan, seharunya pihak yang tidak suka dengan dirinya membuat merchandise tolak Ahok sekaligus ada wajahnya.

"Harusnya dia pasang foto saya gitu lho. Gratis juga kan pasang foto saya. Itu kan lumayan juga, kampanye juga enak dong. Harusnya pasang foto saya sekalian di kaosnya supaya saya nggak perlu cetak kaos, enak kan?," Ahok mengompori.

Diketahui, pada Car Free Day hari ini, Minggu (7/8/2016) kemarin di sekitar Bundaran Hotel Indonesia, sempat dihiasi pemandangan warga Jakarta yang berjualan kaos bertuliskan "Gerakan 3 Juta KTP Tolak Ahok".

Load More