News / Metropolitan
Senin, 08 Agustus 2016 | 10:53 WIB
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal Polri, di Jakarta, Kamis (14/7). [suara.com/Oke Atmaja]

Calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama dengan tiga partai pengusungnya; Nasdem, Golkar dan Hanura akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta bulan September 2016 nanti.

Ahok menjelaskan, tiga partai itu sempat menyerahkan keputusan kepada dia apakah akan menambah partai politik atau tidak. Namun, imbunya, tiga parpol sudah tak ingin menambah koalisi lagi. 

"Tiga sudah cukup kok. Kan mereka juga tahu, saya sih oke saja, kamu mau tambah partai juga tidak masalah," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (8/8/2016).

Cuma tiga partai politik dari 10 partai politik yang ada, Ahok tak merasa khawatir jika nantinya hanya didukung Nasdem, Golkar dan Hanura.

"Orang saya independen saja berani kok sendiri. Jadi saya sih oke saja, nggak ada partai juga ok. Nah, sekarang partai tiga kan sudah komitmen mau ngusung saya, ya, sudah, kalau  yang mau ikut (dukung) ya, silakan, kalau nggak mau ya, nggak apa-apa," ujarnya.

Gubernur berusia 50 tahun ini juga menegaskan dirinya tidak mau mengeluarkan uang sepeser pun saat kampanye nanti. Ahok sudah menyampaikan itu kepada tiga partai pengusungnya.

"Saya sudah bilang sama partai-partai ini, 'Eh, gua nggak mau keluar duit ya! Lu nggak usah bikin acara macem-macem lho'," Ahok menirukan kembali ucapannya kepada partai pendukung.

Load More