Calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama dengan tiga partai pengusungnya; Nasdem, Golkar dan Hanura akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta bulan September 2016 nanti.
Ahok menjelaskan, tiga partai itu sempat menyerahkan keputusan kepada dia apakah akan menambah partai politik atau tidak. Namun, imbunya, tiga parpol sudah tak ingin menambah koalisi lagi.
"Tiga sudah cukup kok. Kan mereka juga tahu, saya sih oke saja, kamu mau tambah partai juga tidak masalah," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (8/8/2016).
Cuma tiga partai politik dari 10 partai politik yang ada, Ahok tak merasa khawatir jika nantinya hanya didukung Nasdem, Golkar dan Hanura.
"Orang saya independen saja berani kok sendiri. Jadi saya sih oke saja, nggak ada partai juga ok. Nah, sekarang partai tiga kan sudah komitmen mau ngusung saya, ya, sudah, kalau yang mau ikut (dukung) ya, silakan, kalau nggak mau ya, nggak apa-apa," ujarnya.
Gubernur berusia 50 tahun ini juga menegaskan dirinya tidak mau mengeluarkan uang sepeser pun saat kampanye nanti. Ahok sudah menyampaikan itu kepada tiga partai pengusungnya.
"Saya sudah bilang sama partai-partai ini, 'Eh, gua nggak mau keluar duit ya! Lu nggak usah bikin acara macem-macem lho'," Ahok menirukan kembali ucapannya kepada partai pendukung.
Berita Terkait
-
Ahok Minta Wajahnya Masuk Kaos "Gerakan 3 Juta KTP Tolak Ahok"
-
Muncul Atribut Sahabat Saefullah di Acara Lebaran Pendekar Betawi
-
Galang Dukungan Tolak Ahok, Forum Mitra RT/RW Tak Takut Dipecat
-
Gerakan Warga Tolak Ahok, Ini Tanggapan Tokoh Betawi
-
Forum RT/RW Se-Jakarta Belum Punya Jago Calon Gubernur DKI
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI