Suara.com - Lima anggota kepolisian yang bertugas di Polres Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, dipecat atau diberhentikan tidak dengan hormat. Mereka mengkonsumsi narkoba dan juga melakukan desersi pada masa bertugas.
Waka Polres Aceh Utara Kompol Suwalto kepada wartawan menyatakan ke lima petugas itu sudah diberhentikan dan segala tindak tanduk yang dilakukan di lapangan bukan lagi tanggung jawab institusi Polri.
Ke-5 petugas yang dipecat itu masing-masing Brigadir Aulia Nazar, Briptu Bambang Ardiansyah, Briptu Hermansyah, Briptu Hernanda dan Bripda Feriansyah.
"Surat keputusan Polda Aceh, sudah turun pada 1 Agustus 2016, namun baru tadi pagi digelar upacaranya," kata Suwalto di Lhokseumawe Senin (8/8/2016).
Ia menambahkan bahwa Surat Keputusan Polda Aceh itu disampaikan atau dibacakan pada apel yang digelar di Mapolres Aceh Utara. Petugas tersebut diberhentikan dari dinas kepolisian karena keterlibatan dengan narkoba. Selain itu seperti Briptu Hernanda dan Bripda Feriansyah juga melakukan desersi. Bahkan, sebelum dilakukan pemecatan terlebih dahulu dilakukan pembinaan oleh satuannya masing-masing.
"Mereka telah beberapa kali menjalani sidang disiplin, pada medio 2015-2016. Bahkan, mereka juga sudah pernah direhabilitasi di Sekolah Polisi Negara (SPN) Seulawah, Kabupaten Aceh Besar," ungkap Waka Polres Suwalto.
Lanjutnya, pemecatan itu merupakan bentuk ketegasan Polri terhadap anggotanya yang melanggar kode etik institusi Polri. Suwalto berharap kasus serupa tidak terjadi atau terulang kepada petugas polisi lain, khususnya petugas polisi di Aceh Utara.
"Pemecatan tersebut diharapkan menjadi contoh, agar ke depannya tidak ada petugas polisi lain. Begitu juga kepada seluruh petugas kepolisian di wilayah tugasnya agar bekerja secara profesional dalam melayani dan mengayomi masyarakat," kata Waka Polres Aceh Utara. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah
-
Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran
-
Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
-
Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi
-
Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
-
Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit
-
Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran