Suara.com - Petugas Satuan Reskrim Polresta Medan meringkus tersangka SJW (25) warga Jalan Durung, Kecamatan Medan Tembung, Sumatera Utara karena terlibat pembunuhan bayi berumur 6 hari.
"Tersangka itu, ditangkap di tempat persembunyiannya kawasan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Labuhan," kata Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Kamis (11/8/2016).
Tersangka terlibat aksi pembunuhan bayi hasil hubungan gelapnya dengan Monica Sari Silaban, Selasa (23/2).
"Pengungkapan kasus pembunuhan bayi bernama Gabriele Wate (6) dan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari Monica merupakan kekasih gelap tersangka SJW, sesuai Laporan Polisi No LP/596/III/SPKT Resta Medan tanggal 9 Maret 2016," ujar Kombes Pol Mardiaz.
Ia menyebutkan dalam laporan itu, Selasa (23/2) sekira pukul 23.00 WIB, Monica mengaku anaknya Gabriele jenis kelamin laki-laki, telah dianiaya oleh bapak biologisnya (tersangka SJW) di rumah kost Jalan Karya Bakti, Kecamatan Medan Tembung. Saat itu, Monica disuruh tersangka untuk membeli jajanan. Dan setelah kembali ke rumah kost, Monica melihat tersangka mencekik leher anaknya itu.
"Ketika diperiksa bayi tersebut mengalami luka pada bagian hidung, berdarah, dan kening tergores," ucapnya.
Mardiaz mengatakan melihat kondisi korban yang sudah sekarat, dan kedua pasangan tidak resmi itu membawa Gabriele ke Klinik Shally tempat dia dilahirkan. Kemudian, pihak Klinik Shally merujuk korban ke RSU dr Pirngadi Medan.
"Namun, sebelum mendapat perawatan medis di RSU Pirngadi Medan, korban sudah meninggal dunia," katanya.
Sedangkan, tersangka SJW melarikan diri, dan akhirnya berhasil diamankan, kata mantan Kapolres Mandailing Natal (Madina).
"Tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) jo 76 C Undang-undang (UU) Nomor 35 tahun 2014, tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," kata Kombes Pol Mardiaz. (Antara)
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden