Suara.com - Selain Jessica Kumala Wongso, adanya tiga nama lagi yang dulu sempat dicurigai terlibat kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihim. Ketika itu masih proses lidik di Polda Metro Jaya. Hal ini mencuat lagi di persidangan dengan terdakwa Jessica dengan agenda mendengar keterangan ahli psikiatri forensik Natalia Widiasih Raharjanti di PN Jakarta Pusat, hari ini.
Berdasarkan BAP, jaksa penuntut umum mengatakan hanya bisa menyebutkan tiga nama. Mereka adalah Jessica (sekarang sudah terdakwa) dan dua pelayan kafe Olivier, Rangga (barista) dan Agus Triyono (penyaji minuman). Status Rangga dan Agus belakangan hanya saksi dan mereka telah dihadirkan di persidangan.
"Itu yang dibacakan tadi adalah BAP. Sebenarnya itu yang dipertanyakan cuma Jessica, Rangga, dan Agus Tri. Jawabannya juga terhadap Rangga seperti apa, Jessica apa, Agus apa," kata Jaksa Ardito Muwardi di persidangan.
Jaksa Ardito tak bisa menjelaskan satu nama lagi yang masuk dalam saksi potensial suspect yang tertulis di BAP.
Dia hanya menyampaikan keterangan yang sebelumnya disampaikan Ketua Majelis Hakim Kisworo yang sempat mempertanyakan empat nama potensial tersangka yang pernah masuk BAP.
"Saya juga nggak tahu. Itu kan pertanyaan memang ada empat, tapi pertanyaan selanjutnya hanya Jess, Rangga, dan Agus," katanya.
Ardito tidak mengetahui secara persis empat nama potensial suspect dalam BAP yang telah diterima penyidik Polda Metro Jaya. Dia juga mempertanyakan apakah sebenarnya kepolisian salah ketik atau tidak. Meski ada empat nama, kata dia, BAP tersebut hanya menjelaskan tiga orang yang disebut terduga pelaku penabur sianida di gelas es kopi Vietnam yang kemudian diminum Mirna.
"Saya juga nggak tahu apakah itu salah ketik atau apa ya. Cuman yang dibacakan tadi adalah pertanyaan penyidik dalam rangkaian pertanyaan. Yang ditanyakan ada empat terduga, tapi dalam lanjutan kalimat hanya ada Jess, Rangga, dan Agus. Jawabannya juga hanya tiga itu," kata dia.
Soal adanya kejanggalan satu nama potensial suspect yang tidak bisa disebutkan dalam BAP, Ardito tak mau ambil pusing. Dalam rehat sidang, dia meminta awak media untuk menanyakan langsung kepada penyidik Polda Metro Jaya.
"Di BAP memang ada tertulis empat terduga, tapi siapa saja itu yang tertulis hanya Jess, Rangga dan Agusi, jawabannya juga gitu. Jadi tanyakan saja ke penyidik itu seperti apa," katanya.
Berita Terkait
-
Ditanya Terus soal Kopi Sianida, Jessica Wongso Kena Mental dan Tutup Akun
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas