Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo memulangkan bayi Safira dan Saqira usai menjalani operasi di RSCM, Jakarta, Jumat (19/8). [suara.com/Oke Atmaja]
Bayi kembar siam dempet bernama Safira dan Saqira berhasil dipisahkan oleh tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Dia ditangani tim dokter RSCM sejak akhir Juli 2016 dan hari ini, Jumat (19/8/2016), diizinkan pulang ke Bengkulu.
Safira dan Saqira merupakan putri pasangan Sulindri (38) dan Amrullah Yuzandi (40) .
Direktur Pengembangan dan Pemasaran RSCM Nina Kemalasari mengatakan kondisi kesehatan kedua bocah mungil sekarang sudah optimal. Walau sudah diizinkan pulang, kesehatannya tetap harus dikontrol dokter.
Safira dan Saqira merupakan putri pasangan Sulindri (38) dan Amrullah Yuzandi (40) .
Direktur Pengembangan dan Pemasaran RSCM Nina Kemalasari mengatakan kondisi kesehatan kedua bocah mungil sekarang sudah optimal. Walau sudah diizinkan pulang, kesehatannya tetap harus dikontrol dokter.
"Setelah dirawat selama sebulan pascaoperasi, Safira dan Saqira kami nyatakan sudah bisa dibawa pulang. Kondisinya sudah baik, tak ada masalah," kata Nina dalam konferensi pers di lobi RSCM.
Bayi perempuan tersebut lahir di RSUD Kepahiang, Bengkulu, pada 3 Maret 2016 melalui operasi sesar. Saat lahir, berat badan 3,8 kilogram.
Setelah itu, kedua bayi dirujuk ke RSUD M. Yunus, Provinsi Bengkulu, pada 3 April.
Bayi perempuan tersebut lahir di RSUD Kepahiang, Bengkulu, pada 3 Maret 2016 melalui operasi sesar. Saat lahir, berat badan 3,8 kilogram.
Setelah itu, kedua bayi dirujuk ke RSUD M. Yunus, Provinsi Bengkulu, pada 3 April.
"Hasil pemeriksaan CT-Scan didapatkan penyatuan pada daerah hati dengan suplai pendarahan terpisah, namun sebagian usus bayi Safira masuk ke dalam rongga perut bayi Saqira. Organ dalam yaitu kandung jantung, paru, empedu, limpa, ginjal, usus dan saluran kemih masing-masing bayi terpisah," ujar dia.
Biaya operasi keduanya menggunakan jaminan kesehatan BPJS mandiri kelas III.
Bayi kembar siam ini berjenis conjoined twin omphalophagus atau menyatu pada bagian perut.
Biaya operasi keduanya menggunakan jaminan kesehatan BPJS mandiri kelas III.
Bayi kembar siam ini berjenis conjoined twin omphalophagus atau menyatu pada bagian perut.
Tim dokter yang menangani mereka terdiri dari Spesialis Bedah Anak, Bedah Plastik, Anestesi Anak, Radiologi, Rehabilitasi Medik, Patologi Klinik, Ahli Gizi, Ahli Farmasi, dan perawat.
"Sebelum operasi tim kembar siam telah melakukan serangkaian konferensi dan simulasi terkait tindakan operasi yang dilakukan. Operasi berlangsung selama lima jam dengan tiga tahap operasi. Operasi tahap pertama dan kedua adalah pemisahan vena porta dan hati oleh tim bedah anak, kemudian tahap ketiga yaitu rekonstruksi dan penutupan lapisan kulit perut kedua bayi oleh tim bedah plastik," tutur dia.
"Sebelum operasi tim kembar siam telah melakukan serangkaian konferensi dan simulasi terkait tindakan operasi yang dilakukan. Operasi berlangsung selama lima jam dengan tiga tahap operasi. Operasi tahap pertama dan kedua adalah pemisahan vena porta dan hati oleh tim bedah anak, kemudian tahap ketiga yaitu rekonstruksi dan penutupan lapisan kulit perut kedua bayi oleh tim bedah plastik," tutur dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Bayi Kembar Siam Dempet Dada Berhasil Dipisahkan di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar
-
70 Dokter Tangani Operasi Bayi Kembar Siam Beradu Dada Depan di Lampung
-
Serba-serbi Kondisi Bayi Kembar Siam: Gejala dan Penyebabnya
-
7 Fakta Anak Kembar Siam dengan Otak Menyatu Sukses Dipisahkan di Brasil, Pakai Bantuan Virtual Reality
-
Mengenal Kondisi Bayi Kembar Siam, Penyebab, Serta Apakah Bisa Dipisahkan?
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
-
Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong
-
Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045
-
Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas
-
Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen
-
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
-
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini
-
Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil
-
Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!