Suara.com - Presiden Joko Widodo masuk opsi sebagai penyulut api PON XIX/2016 Jabar selain membuka perhelatan olahraga nasional di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, 17 September mendatang.
"Penyulut Api PON XIX/2016 Jabar masih terus dikaji, ada beberapa opsi. Termasuk salah satunya menyertakan Presiden Jokowi. Namun, kita masih terus mematangkan dan mengkaji untuk prosesi itu," kata Manajer Kreatif Bidang Upacara PB PON XIX/2016 Jabar Satria Yanuar Akbar di Bandung, Rabu (31/8/2016).
Opsi yang menempatkan Presiden Jokowi dalam prosesi penyulutan Api PON XIX/2016 Jabar itu merupakan salah satu dari sejumlah opsi lainnya.
Namun, menurut Satria prosesi itu jelas akan menyertakan kehadiran legenda olahraga yang saat ini telah ditetapkan oleh PB PON XIX/2016. Hanya saja, legenda olahraga yang akan dilibatkan dalam estafet pembawa obor Api PON XIX/2016 Jabar itu masih dirahasiakan.
"Tapi semuanya masih perlu dikaji lagi dari banyak hal seperti keamanan, teknik, dan sebagainya," kata Satria.
Rencana penyulutan kaldron oleh orang nomor satu di Indonesia itu, sebelumnya telah dibahas dalam rapat terakhir tim bidang upacara pembukaan. Jika hal ini terlaksana, Jokowi akan menjadi presiden pertama yang menyulut api langung ke kaldron PON.
"Masih ada waktu 19 hari lagi, semuanya akan dimatangkan. Namun yang pasti saat ini sudah memasuki tahap-tahapan yang sangat menentukan dari sebuah perhelatan pembukaan PON XIX/2016 Jabar," katanya.
Ia menyebutkan, ada tujuh orang atlet legenda Indonesia yang akan mengarak obor secara estafet dan salah satu dari atlet tersebut akan menjadi bagian dari prosesi penyulutan api PON di kaldron sebagai tanda dimulainya kegiatan itu.
Satria menyebutkan, kegiatan yang akan melibatkan ribuan penari ini sudah dirancang dan dipersiapkan sejak jauh-jauh hari. Termasuk penggunaan teknologi pementasan paling mutakhir dan bahkan pertama kali digunakan pada ajang PON.
"Puncak penyulutan api di kaldron, rencananya penyulutan api bersejarah tersebut akan di dampingi oleh 20 "Pohaci" atau bidadari yang akan diperankan oleh talent yang berasal dari kabupaten/kota di Jabar," katanya.
Diperkirakan puncak upacara pembukaan akan berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB sekaligus menandai dimulainya perhelatan PON XIX/2016.
"Yang jelas akan banyak kejutan dari pergelaran akbar pada pembukaan itu," katanya.
Di sisi lain, menurut Satria tim kreatif juga tetap memegang prinsip dan tiga pesan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo terkait upacara pembukaan PON, yakni sederhana, merakyat, dan meriah.
PB PON XIX/2016 Jabar telah menyiapkan dua tribun yang akan digunakan. Tribun pertama untuk menonton upacara penbukaan bersama penonton lain dan para atlet dan tribun kedua untuk mendampingi duta-duta besar yang hadir pada acara itu.
"Pesan lain yang kami pegang teguh adalah agar upacara pembukaan PON bisa melibatkan semua orang dan meninggalkan impresi yang baik pada masyarakat. Serta memberikan kesan yang mendalam kepada masyarakat Indonesia," tutup Satria. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Meluruhkan Debu, Merajut Toleransi: Harmoni Lintas Iman di Kelenteng Fuk Ling Miau Yogyakarta
-
Temui Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Data Tunggal Akurat demi Bansos Tepat Sasaran
-
Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
-
Sungai Cisadane 'Darurat' Pestisida, BRIN Terjunkan Tim Usut Pencemaran Sepanjang 22,5 KM
-
Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta
-
Viral Kecelakaan Maut di Depan UIN Ciputat, Transjakarta Tegaskan Tak Terlibat
-
Nekat! Maling Beraksi di Ruang Rapat Hotel Mewah Jakarta Pusat, Laptop dan Ponsel Raib
-
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
-
Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru