Suara.com - Seorang lelaki ditemukan meninggal dunia secara mengenaskan di area parkir Mega Glodok Kemayoran, Jalan Angkasa, Jakarta Pusat, Jumat (2/9/2016) pagi. Lelaki tersebut diduga bunuh diri dengan cara melompat dari tangga parkir pusat perbelanjaan.
"Korban meninggal dunia tanpa identitas, diperkirakan bunuh diri dengan cara melompat dari ketinggian jembatan melingkar untuk parkir," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono.
Setelah diperiksa, sekujur tubuh lelaki yang belum diketahui identitasnya tersebut luka-luka, seperti pada bagian punggung, wajah, dan tangan patah.
Lelaki tersebut pertamakali ditemukan petugas keamanan bernama Ari. Sesaat sebelum menemukannya, Ari mendengar suara berdebum.
"Ketika saksi sedang dinas sebagai security dari radius sekitar 20 meter tiba-tiba mendengar bunyi gedebuk dan terlihat sudah tergeletak di jalanan depan area parkir MGK seorang laki-laki sudah meninggal dunia," kata Awi.
Penyidik memperkirakan lelaki tersebut berusia sekitar 30 tahun.
"Laki-laki, rambut pendek lurus, kaos abu-putih, celana pendek, gunakan sepatu olahraga warna hitam dan uang Rp170 ribu," kata dia.
Saat ini, jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo, Jakarta Pusat, untuk diautopsi.
Berita Terkait
-
Kekecewaan Rizky Ridho Persija Jakarta Takluk dari Semen Padang Akibat Gol Bunuh Diri Jordi Amat
-
Gol Bunuh Diri Jordi Amat Bikin Geger, Disebut Netizen Layak Masuk Puskas Award
-
Aktor James Ransone Tutup Usia di Umur 46 Tahun, Ini Penyebabnya!
-
Jejak Karier James Ransone, Aktor Kawakan yang Ditemukan Tewas Bunuh Diri
-
Benarkan Alex Tewas di Tahanan, Kapolres Jaksel: Lebih Jelasnya Nanti Malam
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia