Suara.com - Pemerintah Arab Saudi ingin mengembangkan haji dan umroh sebagai salah satu sumber pendapatan negara. Ini disebabkan krisis berkepanjangan harga minyak dunia.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Ahmad Dumyathi Bashori, Minggu (4/9/2016) waktu Mekkah.
"Tahun ini terasa penting ketika Saudi Arabia berusaha mewujudkan visinya. Karena ada krisis minyak, Saudi berusaha untuk mengembangkan pendapatan di luar migas. Salah satu pendapatan yang paling potensial adalah persoalan haji dan umrah," katanya.
Menurut Dumyathi, Arab Saudi ke depan ingin menjadikan umrah dan haji sebagai salah satu potensi pendapatan negara. Sehingga kalau selama ini visa gratis, maka ke depan tidak lagi.
"Bagi yang haji pertama, kedua, masing-masing punya tarif sendiri. Umrah juga demikian," ujarnya.
Nama kementerian, kata Dumyathi, juga berubah dari Kementerian Haji saja menjadi Kementerian Haji dan Umrah.
Di masa datang, menurutnya, perjalanan umrah juga akan dibuka untuk seluruh kota yang punya situs bersejarah dan tujuan wisata, seperti Taif, Riyadl, Tabuk, Jabal Magnet di Madinah, dan Madain Saleh.
"Ini merupakan potensi-potensi sejarah yang punya nilai tersendiri bagi para wisatawan muslim di dunia. Dan ini akan menjadi salah satu sumber pendapatan Saudi Arabia," katanya.
Masa untuk umrah juga tidak ada jeda lagi, setelah haji langsung dibuka. Untuk mengakomodasi wisatawan, saat ini sudah dibangun hotel terbesar yang ada di Mekkah serta mensinergikan pembangunan infrastrutur untuk mendukung visi tersebut.
Dalam sambutanya pada seminar yang mengangkat tema "Haji Masa Lalu dan Sekarang" itu Menteri Haji Arab Saudi Muhammad Soleh bin Thahir Banten menggambarkan perjalanan jamaah haji zaman dahulu yang sangat sulit, rawan, dan banyak terjadi masalah.
Sekarang, menurut dia, perjalanan haji bisa dilakukan dalam waktu singkat, hanya beberapa jam. Jamaah haji saat ini, tambahnya, juga bisa berkomunikasi dengan keluarga mereka melalui media internet, baik suara maupun gambar. Menteri yang mempunyai darah Indonesia ini mengatakan bahwa kementerian yang dipimpinnya saat ini terus melakukan pembaharuan dengan sistem e hajj.
Semua paket ditawarkan secara elektronik sehingga setiap negara bisa memesan program yang diinginkan sesuai kemampuan masing-masing. Seminar ini lanjut Soleh, juga mengagendakan sejumlah pembahasan mengenai pengembangan-pengembangan masa depan sesuai dengan visi Arab Saudi 2030.
Salah satu peserta dari Delegasi Mesir mengucapkan terima kasih kepada Raja Arab Saudi yang mendukung penuh upaya memudahkan perjalanan haji sehingga menjadi perjalanan yang menyenangkan dan penuh kesan. Seminar yang dihadiri perwakilan negara pengirim jamaah haji itu akan berlangsung selama tiga hari. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi