Suara.com - Badan AntiKorupsi Rumania menyatakan tengah menyelidiki dugaan penyalahgunaan kekuasaan dan penggelapan pajak mantan Perdana Menteri Rumania Victor Ponta.
Jaksa mengatakan sebenarnya Ponta sudah diadili dalam kasus terpisah atas tuduhan pemalsuan, pencucian uang dan penggelapan pajak. Tapi Ponta membantah itu semua. Dia mengundurkan diri akhir tahun lalu setelah didemo besar-besaran.
Jaksa menjelaskan saat itu Ponta menggunakan posisinya untuk menempatkan pengusaha Sebastian Ghita menjadi calon perwakilan untuk pemilihan parlemen 2012. Di kasus itu Ponta mendapatkan uang 220.000 euro atau sekitar 247.000 dolar Amerika Serikat.
"Tujuannya adalah untuk mempublikasikan beberapa pertemuan dengan selebriti sehingga Victor Ponta mendapatkan modal pemilu," kata jaksa dalam sebuah pernyataan.
Ghita pun memenangkan kursi parlemen dalam pemilihan 2012. Ghita pun sedang diselidiki dalam kasus sebagai saksi untuk penggelapan pajak Pota.
"Selama periode belakangan dalam politik Rumania, telah menjadi kebiasaan bagi orang-orang yang kuat secara finansial dengan mudah mendapatkan jabatan publik dengan acara dipromosikan oleh para pemimpin partai dengan tujuan mendapatkan dana kampanye," kata jaksa. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan
-
Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk
-
AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan
-
10 Serangan dalam 30 Menit! Rudal-rudal Israel Tewaskan 11 Warga Lebanon
-
Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten
-
KRL Tangerang Lumpuh Sore Ini: Kereta Mogok di Tengah Jalur, Penumpang Terjebak
-
TNI Ikut Buru Begal di Jakarta, PMJ Tegaskan Penanganan Hukum Tetap di Polisi
-
Darurat Mafia Tanah, BPN Banjarbaru Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Sengketa di Jalan Aneka Tambang
-
Lebaran di Penjara, 52 Koruptor Muslim di Rutan KPK Diizinkan Salat Iduladha dan Terima Keluarga
-
RS Pondok Indah Hingga Binus Masuk Daftar, Nekat Beroperasi Tanpa SLF