Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menyerahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk mengangkat kembali Arcandra Tahar menjadi Menteri ESDM. Arcandra sempat dicopot dari jabatan itu karena dianggap memiliki dwi-kewarganegaraan.
"Menteri adalah hak prerogatif presiden," kata Taufik di DPR, Kamis (8/9/2016).
Kini, pemerintah lewat MenkumHAM Yasonna H Laoly mengesahkan kewarganegaraan Arcandra. Taufik mengatakan, DPR mendukung hal itu dengan tujuan mencegah adanya warga negara menjadi stateless.
Politkus PAN ini menambahkan, untuk kasus seperti ini, DPR memberikan dukungan penuh bagi setiap warga untuk memperoleh status hak warga negara dan hak kependudukan tentunya harus melalui proses transparan, adil, dan jujur.
"Jadi jangan sampai nanti potensi hak warga negara dan kependudukan ini jadi stateless. Ini juga harus dilihat," kata Taufik.
Arcandra sendiri sempat diangkat menjadi MenESDM pada Juli 2016. Namun, pada 15 Agustus dia copot dari jabatannya karena dianggap memiliki dwi-kewarganegaraan. Pada tanggal yang sama, Amerika Serikat mencabut kewarganegaraan Arcandra. Kemudian, pada tanggal 1 September, Arcandra kembali menjadi warga negara Indonesia.
Berita Terkait
-
Status Kewarganegaraan Arcandra Tahar Jadi Preseden Buruk
-
Soal Arcandra Jadi Menteri Lagi, Menkumham: Bukan Urusan Saya
-
Bila Biarkan Arcandra Tak Punya Status Warga, Itu Langgar HAM
-
Menkumham: Arcandra Sudah Sah Sebagai Warga Negara Indonesia
-
Ini yang Terjadi Saat Menkumham dan Komisi III Bahas Arcandra
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?