Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan Yusril Ihza Mahendra menjadi pengacara tersangka kasus pengadaan uninterruptible power supply pada APBD Perubahan 2014, Harry Lo. Harry Lo adalah Direktur Utama PT. Offistarindo Adhiprima. Ahok menilai Yusril seorang tokoh yang lihai.
"Perusahaan law firm-nya itu ditunjuk sama si Lo itu lho. Pengusaha yang supply UPS," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (15/9/2016).
Ahok menambahkan setelah dipakai sebagai pengacara, Yusril kemudian menggugat Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan DKI Jakarta ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.
Dalam kasus pengadaan UPS, selain Harry Lo, Bareskrim Polri telah menetapkan sejumlah orang lagi menjadi tersangka. Ahok memiliki khawatiran apabila gugatan Yusril menang di PTUN. Bila menang, hasilnya bisa membatalkan hasil audit BPKP mengenai penyimpangan dalam pengadaan UPS.
"Itu kan ada kerugian negara dari UPS, temuan hasil audit BPKP. Makanya Yusril kan orangnya lihai, pinter, kan, dia gugat ke PTUN. Supaya membatalkan hasil audit BPKP," kata Ahok.
"Kalau BPKP dinyatakan itu hasil auditnya tidak sah, kan berarti si Harry Lo bebas dong. Nggak ada kerugian negara," Ahok menambahkan.
Ahok juga menyinggung Yusril yang pernah lolos dari kasus biaya akses sistem administrasi badan hukum pada 2010 yang ditangani Kejaksaan Agung. Saat itu, Yusril asih menjabat sebagai Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia.
"Dulu saja dia mau ditangkap Kejagung, lolos kok. Ini orang emang udah lihai kan?," kata Ahok.
Berita Terkait
-
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla
-
Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI
-
Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik dan Hukum Bebaskan Tiga Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel
-
Siapa Aktor Di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi?
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas