Suara.com - Sejumlah bank swasta di Singapura gerah dengan program "tax amnesty" yang digalang pemerintah Indonesia. Bank-bank tersebut melaporkan nama-nama nasabah yang ikut program pengampunan pajak kepada polisi, pasalnya para nasabah tersebut menarik uang mereka dari bank-bank tersebut.
Bank-bank pelapor ketakutan, program pengampunan pajak Indonesia bakal membuat mereka kehilangan nasabah kelas kakap. Kepada Reuters, tiga sumber dari bank-bank pelapor mengatakan, Departemen Urusan Niaga Singapura (CAD), unit kepolisian yang menangani kejahatan finansial, meminta mereka melaporkan transaksi mencurigakan apabila seorang nasabah ikut program "tax amnesty".
Meski ada ketakutan kehilangan nasabah dari pihak perbankan, bank sentral Singapura, Monetary Authority of Singapore (MAS), mendukung penuh kebijakan "tax amnesty" Indonesia, yang ditujukan agar warganya mau menarik dana yang disimpan di negara lain, termasuk Singapura, kembali ke Indonesia.
"Kami sudah mengajukan laporan transaksi mencurigakan (STR) dan berharap bank-bank lainnya melakukan hal serupa," kata seorang bankir senior.
"Bank-bank sudah melaporkan STR," kata sumber dari bank lainnya. Ia mengatakan, nasabah tidak perlu tahu soal pelaporan tersebut.
Dalam sebuah pernyataannya, MAS membenarkan bahwa pihaknya merekomendasikan bank-bank di Singapura untuk mendukung nasabah mereka ikut "tax amnesty".
"Bank-bank diwajibkan mematuhi standar pelaporan transaksi keuangan (STR) dari Financial; Action Task Force (FATF) ketika berhadapan pada kasus "tax amnesty"," kata MAS, Kamis (15/9/2016) malam.
Sebagai informasi, FATF adalah badan global yang melakukan evaluasi terhadap aturan standar pengawasan pencucian uang di setiap negara.
MAS menjamin, nasabah yang ikut "tax amnesty" tidak akan tersandung masalah hukum di Singapura. Nasabah diminta tidak khawatir untuk ikut program tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian Singapura belum memberikan komentar. Singapura menjadi negara yang dijadikan orang-orang kaya Indonesia menyimpan asetnya. Diperkirakan, ada sekitar 200 miliar dolar harta orang Indonesia yang disimpan di negara tersebut, sekitar 40 persen dari aset perbankan swasta di Singapura. (Reuters)
Berita Terkait
-
Gaji Hakim Indonesia Tertinggi di ASEAN? Ini Perbandingannya dengan Malaysia dan Singapura
-
Disney Siap Gelar D23 Asia Perdana di Singapura, Mimpi Penggemar dari Segala Usia Akan Jadi Nyata
-
Purbaya Tegaskan Tak Ada Lagi Tax Amnesty, Kecuali Perintah Presiden
-
Menkeu Purbaya Jamin Peserta Tax Amnesty Aman dari Pemeriksaan Ulang, Ini Aturannya
-
Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia