Suara.com - Mantan Anggota Timwas kasus Bank Century di DPR Hendrawan Supratikno mengatakan kasus Bank Century belum dihentikan. Hendrawan berkata, hal itu sudah dia cek ketika munculnya kabar KPK akan menghentikan kasus Bank Century.
"Belum (ditutup). Sudah saya cek, itu gila, belum," ujar Hendrawan di DPR, Jakarta, Jumat (16/9/2016).
Ketua DPP PDI Perjuangan ini mengatakan, Timwas Century ini sudah memberikan kepercayaan KPK untuk mengusut kasus ini. Reputasi KPK pun dipertaruhkan dalam penanganan kasus seperti ini.
"Silakan diselesaikan dengan baik, dengan elegan, kredibel," tutur Anggota Komisi XI DPR ini.
Hendrawan menambahkan, KPK memang sering mengeluhkan minimnya penyidik selama rapat dengan DPR selama ini. Masalah ini diyakininya sebagai penyebab kasus Bank Century tidak masuk agenda KPK tahun ini.
"Itu sebabnya kita selalu mendorong agar KPK memberi prioritas untuk kasus-kasus yang dalam tanda petik besar," ujarnya.
Dia pun yakin ketika kasus Bank Century ditutup bukan karena pesanan atau intervensi pihak tertentu. Sebab, sambungnya, KPK masih bisa dipercaya dan masyarakat masih mempercayakan penanganan kasus korupsi kepada KPK, ketimbang penegak hukum lainnya.
"Wah kalau pesan memesan, negeri ini rusak dong, masa negeri yang sudah ulang tahun ke 71 tahun, kita kelola dengn prinsip pesan memesan, like and dislike, justru kita serahkan kepada KPK," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan
-
Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis
-
Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor
-
Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta
-
Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung