Suara.com - Kepala Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin Kompol Feri R Sitorus Sik MH mengatakan, pil Charnoven produksi Zenith yang saat ini banyak dikonsumsi anak muda hingga orang dewasa ternyata memilik kandungan zat yang paling berbahaya.
Ia mengatakan di Banjarmasin, Minggu (18/9/2016), satu pil Zenith mengandung karisoprodol 200 mg, parasetamol 160 mg, kafein 32 mg setara dengan delapan kali pil Deksamethason daya rusaknya.
Dia mengatakan, Jika mengkonsumsi 30 pil Zenith sekali minum maka setara dengan mengkonsumsi pil Dexamethason sebanyak 240 biji.
Sehingga jangan kaget setelah penggunaan secara berlebihan maka biasanya pasien langsung terganggu saraf pusatnya.
Pria yang pernah menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Tanah Bumbu itu juga mengatakan, saat ini banyak masyarakat yang belum mengetahui apa bahaya mengkonsumsi Charnoven produksi Zenith itu sebenarnya.
Bahaya yang ditimbulkan oleh Zenith dengan penggunaan berlebihan di antaranya kerusakan ginjal akibat penumpukan kristal obat yang tidak terabsorsi dalam jumlah banyak.
Selanjutnya, terjadi kerusakan hati akibat keracunan obat, bahkan bisa menimbulkan kerusakan otak akibat tertekan saraf simpatis disertai gangguan pernapasan akibat terjadi kejang otot pernapasan dan jantung sehingga tak jarang mengakibatkan kematian karena over dosis.
Perwira menengah dijajaran Polresta Banjarmasin itu terus mengatakan bahwa efek yang ditimbulkan oleh Zenith dengan penggunaan berlebihan seperti adanya rasa melayang, selalu berhalusinasi dan hilang kesadaran, terjadi rasa kebal di sekujur tubuh atau mati rasa.
Lanjutnya, pesien akan merasa pusing dan bisa mengakibatkan pingsan, detak jantung menjadi cepat, agitasi atau kebingungan, tremor dan kejang, mudah tersinggung, mual dan muntah serta gangguan menelan kemudian perut sakit-sakitan.
Feri menambahkan, akibat yang ditimbulkan oleh pil Zenith seperti korban menjadi mabuk karena efek fly, kecelakaan di jalan raya meningkat karena kehilangan keseimbangan.
Bukan itu saja, pencurian merajalela akibat emosional alam bawah sadar tertekan, kasus pemerkosaan meningkat akibat rasa cemas berlebihan dan kebingungan.
Kasus pencabulan meningkat akibat hilangnya kontrol imajinasi dan perbuatan negatif serta kriminal lainnya, itu merupakan dampak dari pil Zenith.
"Kami berharap agar warga kota ini bisa mengerti bahaya yang ditimbul bila mengkonsuim pil Zenith, sehingga dengan mengetahui efek serta akibat yang ditimbulkan mereka bisa berhenti dan stop meminum obat tersebut," ucapnya pria lulusan Akpol angkatan 2004 itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT
-
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau