Indonesia Indicator (I2), perusahaan bidang intelijen media, analisis data, dan kajian strategis dengan menggunakan perangkat lunak AI (Artificial Intelligence) mencatat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama Ahok masih unggul dibandingkan kandidat-kandidat lain.
Direktur Komunikasi Indonesia Indicator Rustika Herlambang di Jakarta, Rabu (21/9/2016) mengungkapkan Ahok masih menjadi magnet terbesar di media internet (online), baik yang pro maupun yang kontra dengan rata-rata 8.000 pemberitaan setiap bulannya.
"Sentimen negatif yang dimunculkan sepanjang sebulan terakhir mencapai 21 persen. Situasi sentimen negatif itu, sudah menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 26 persen," ujar Rustika.
Meskipun dari sisi tren popularitas dalam pantauan intelijen media, Ahok terlihat menurun, kata Rustika, namun posisinya sebagai calon gubernur masih kuat, yakni 52 persen dalam sebulan.
Sejauh ini, kata dia, belum terlihat penantang yang cukup kuat. Sandiaga Uno yang digadang-gadang Partai Gerindra hingga saat ini mencapai 21 persen. Posisi Sandiaga terus merangkak naik, meski belum menyamai Ahok. Sementara itu, nama yang lain seperti Yusril Ihza Mahendra 10 persen, Tri Rismaharini 13,72 persen.
Popularitas Ahok juga terlihat di media sosial. Rustika mengungkapkan, pada 1-20 September 2016, ada sebanyak 371.674 tweet dari 120 ribu akun tentang sosok Ahok di media sosial.
"Sebanyak 24.338 tweet menunjukkan emosi Trust terhadap sosok Ahok. Makna dari emosi ini adalah kepercayaan netizen terhadap kemampuan Ahok diiringi harapan, serta kegembiraan netizen agar Ahok kembali maju di Pilkada 2017," ujar Rustika.
Menurut Rustika, di media sosial Twitter sosok Ahok direspons positif yang dibuktikan dengan dominasi emosi Trust, Anticipation, Disgust, Joy dan Surprise. "Anticipation di sini diartikan bahwa netizen tengah memantau perkembangan terhadap pencalonan Ahok. Netizen terlihat lebih hati-hati dalam menanggapi. Mereka mendukung Ahok, sekaligus ekspresi kegembiraan juga muncul," tuturnya.
Sedangkan, katanya, emosi amarah terhadap sosok Ahok mencapai 6.154 tweet, sementara emosi sedih dan takut ditemukan kecil. Dari sisi demografi, Ahok direspons oleh masyarakat muda di bawah 35 tahun sebanyak 44 persen, yang 67 persennya pria.
Sementara itu, media sosial pada Sandiaga Uno relatif kecil pada emosi amarah. Sebanyak 22.500 ribu tweet dari 14.026 akun yang ditujukan pada Sandiaga Uno didominasi oleh emosi trust dukungan untuk maju sebagai cagub, dan anticipation (kehati-hatian). Hashtag terbesarnya #CagubAndalanGue.
Masuknya nama Anies Baswedan dalam kancah pilkada DKI yang baru saja dimunculkan menjelang pengumuman cagub dari PDI Perjuangan mendapatkan respons positif di publik. Apabila Sandiaga dan Anies Baswedan muncul maka publik akan kembali menemukan penantang kuat bagi Ahok.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Selasa malam (20/9/2016) resmi mengusung pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat sebagai calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada 2017. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Fakta-fakta Penembakan Renee Good oleh Petugas ICE dan Gelombang Protes di AS
-
Seleksi PPPK Kemenag 2026: Prediksi Jadwal, Materi dan Tahapannya
-
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata