Suara.com - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, melalui Dinas Kependudukan Catatan Sipil mengoperasikan satu mobil internet untuk melayani perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) bagi warga di berbagai kampung sasaran.
Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Biak Numfor Mangihut Sitinjak, di Biak, Kamis (22/9/2016), menyatakan animo warga Biak untuk melakukan perekaman e-KTP makin meningkat dengan dioperasikan mobil internet ke kampung-kampung itu.
"Pemkab Biak Numfor sangat optimistis jumlah perekaman data e-KTP akan mengalami peningkatan signifikan hingga batas akhir 30 September 2016," ujar Mangihut menanggapi layanan perekaman e-KTP itu pula.
Dia menyebutkan, data wajib KTP di Kabupaten Biak Numfor mencapai 105 ribu dan tersebar di 254 kampung, delapan kelurahan serta 19 distrik.
Jumlah wajib KTP terbesar di Kabupaten Biak Numfor, menurut Mangihut, tersebar di Distrik Biak Kota dan Distrik Samofa mencapai lebih dari 30 ribuan jiwa.
"Jajaran Dinas Kependudukan Biak telah melakukan berbagai terobosan untuk menambah jumlah data perekaman e-KTP bagi warga," ujarnya pula.
Menyinggung ketersediaan blangko e-KTP, menurut Mangihut, hingga pertengahan September mendapat tambahan 2.000 lembar, sehingga total jumlah blangko kependudukan elektronik sebanyak 5.000 lembar.
Berdasarkan data jumlah perekaman e-KTP di Kabupaten Biak Numfor mencapai sekitar 70 persen dari total wajib KTP sebanyak 105 ribu jiwa.
Hingga Kamis, pelayanan perekaman e-KTP di kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kabupaten Biak Numfor, Jalan Majapahit Distrik Samofa tampak masih ramai dengan jumlah permintaan pengurusan dokumen kependudukan itu berkisar 100-150 orang per hari. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan