News / Internasional
Jum'at, 23 September 2016 | 16:29 WIB
Polisi berkerumun di lokasi ledakan. [REUTERS/Surapan Boonthanom]

Suara.com - Tiga polisi Thailand tewas dan dua dua lainnya luka-luka dalam ledakan bom dan kontak senjata yang terjadi di distrik Krong Pinang, sebelah selatan provinsi Yala. Wilayah ini diketahui sebagai basis pemberontak muslim Melayu.

Letnan Kolonel Polisi Chammnan Bhutpakde mengatakan dua truk polisi sedang dalam perjalanan saat sebuah kendaraan berisi bom meledak di sisi jalan.

"Pelaku meledakkan bom saat truk polisi lewat, dan menewaskan 3 polisi," kata Bhutpakde.

Setelah ledakan bom, kendaraan pelaku lainnya yang berada tak jauh dari lokasi ledakan kemudian memberondong aparat dan melukai dua petugas, satu di antaranya saat ini dalam kondisi kritis.

Penduduk Yala merupakan salah satu wilayah dengan mayoritas penduduk muslim Melayu terbesar setelah Pattani dan Narathiwat. Pemberontakan muslim Melayu sudah berlangsung sejak lama, namun meningkat sejak tahun 2004.

Insiden ini hanya tiga bulan usai serangkaian bom di sejumlah lokasi wisata di Negeri Gajah Putih yang menewaskan empat orang dan belan luka. (Reuters)

Load More