Suara.com - Menteri Luar Negeri Filipina Perfecto Yasay menyatakan internasional tidak perlu ikut campur mengurusi kebijakan negaranya dalam memberantas narkoba. Menurut dia kebijakan Presiden Rodrigo Duterte legal di negaranya.
Hal itu dia sampaikan dalam sidang Majelis Umum Tahunan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kata dia, Duterte bertekad membebaskan Filipina dari praktik narkoba dan korupsi.
"Tindakan kami menjadi perharian media nasial dan internasional yang menyatakan tindakan kami salah," kata dia.
"Kami mendesak semua orang untuk mengetahui tantangan dalam negeri kami dalam rangka mencapai tujuan nasional kita dan jangan ikut campur tangan," lanjutnya.
Duterte menang pemilu, 9 Mei lalu. Dia bersumpah untuk menghapus sindikat obat-obatan terlarag. Polisi mengatakan selama 11 pekan terakhir hampir 3.000 orang telah tewas dalam 'perang Duterte' terhadap narkoba.
Pembunuhan para sindikat narkotika itu menarik kecaman internasional, termasuk PBB. Tindakan itu dianggap melanggar HAM. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Kejaksaan Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri di Awal Tahun
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo
-
Sekolah Tanpa Hukuman? Begini Arah Baru Disiplin ala Abdul Muti
-
Hadapi Cuaca Ekstrem, Jaga Kesehatan dan Kebersihan dengan 10 Tips Ini