Suara.com - Pebalap legendaris dunia, Mick Doohan, menyambut baik keputusan juara dunia MotoGP tiga kali, Jorge Lorenzo, hijrah ke pabrikan Ducati musim depan.
Bagi Doohan, dengan keputusan itu Lorenzo bisa lepas dari bayang-bayang kebesaran rekan setimnya, Valentino Rossi, yang masih sulit ditandingi pebalap manapun.
Doohan melihat, Rossi masih memegang kuasa dan memiliki pengaruh besar di Yamaha. Kondisi ini bisa berdampak buruk bagi popularitas Lorenzo ke depannya jika terus bertahan di pabrikan asal Jepang tersebut.
"Valentino itu masih pemimpin di Yamaha dan dia kaya pengalaman. Keputusan Lorenzo ke Ducati bagus untuk tingkatkan persaingan, karena Ducati jelas akan memiliki salah satu pebalap tercepat yang masih aktif," kata Doohan.
Lebih jauh, mantan pebalap motor asal Australia ini menyarankan Lorenzo fokus mengembangkan motor Ducati guna meraih kemenangan daripada memikirkan persaingan dengan Rossi dan Marc Marquez.
"Jika Lorenzo mampu memanajerial motor Ducati dan timnya, serta fokus mengejar kemenangan ketimbang berpikir tentang persaingan, saya rasa itu akan jadi perubahan positif untuk Ducati," jelas Doohan.
Sepanjang kariernya, Doohan tercatat lima kali jadi juara dunia, yakni saat balapan kelas 500cc--1994 hingga 1998. Gelar tersebut dia raih semuanya dengan pabrikan Honda. (Motorsport)
Berita Terkait
-
Joan Mir Resmi Merapat ke Gresini Racing, Siap Duet Bareng Daniel Holgado di MotoGP 2027
-
Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026
-
Berani Teken Kontrak 4 Tahun, Pecco Bagnaia Percaya dengan Proyek Aprilia
-
MotoGP Belanda 2026: Sengit, Jorge Martin Ambil Alih Pimpinan Klasemen!
-
MotoGP Belanda 2026: Marc Marquez Incar Hattrick, Pecco Punya Misi Terakhir
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM