Suara.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mewanti-wanti para relawan yang mendukungnya bersama Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar berhati-hati bila melakukan sosialisasi di media sosial (medsos).
"Pesan khusus saya, hati-hati dalam bersosialisasi khususnya di medsos dan di WhatsApp group. Jadi kalau ada berita yang nyampe jangan langsung otomatis forward, jangan otomatis share, cek dulu benar atau tidak. Apakah informasi itu betul-betul akurat dan bisa dipertanggungjawabkan," kata Sandiaga di Jakarta, Sabtu (8/10/2016).
Selanjutnya, imbuh dia, dilakukan pengecekan lagi, apakah kalau kita cari itu bermanfaat bagi Jakarta yang lebih baik dan lebih sejahtera. Kemudian dicek lagi apakah akan menyinggung pihak-pihak lain atau mengganggu komitmen bersama terhadap demokrasi.
"Seandainya baik baru boleh disebar jadi kita hanya menyebarkan berita yang baik dan berita yang akan membawa optimisme suasana yang sangat positif dan kondusif untuk Jakarta yang lebih baik lagi ke depan," kata Sandiaga.
Sebelumnya seorang pengguna Facebook berinisial SBY dilaporkan oleh relawan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat karena diduga telah menyebarkan sebuah video yang telah diedit berisi pernyataan Ahok di Kepulauan Seribu. Dalam video itu Ahok seolah-olah telah menghina Kita Suci Alquran.
Belakangan berdasarkan penelusuran pemilik akun berinisial SBY tersebut juga diketahui merupakan pendukung pasangan lain dalam pilkada Jakarta.
Sebanyak 30.000 "Duta Ambasador Anies - Sandi" telah disiapkan di seluruh RW dan 2.700 lebih Duta Ambasador di RT seluruh wilayah Jakarta untuk memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017.
Jadi dibentuk kecamatan dan kita turunkan ke kelurahan dan juga akan diturunkan ke RW dan RT mereka adalah Duta yang akan melakukan diseminasi dan sosialisasi program-program dari Anies - Sandi.
"Visi misi kita akan dibagikan dan juga mereka harus bisa menangkap aspirasi jadi komunikasinya bukan satu arah tapi dua arah mereka juga ikut mendengar layaknya sebagai seorang Duta yang luar biasa dan berkuasa penuh," kata Sandiaga.
Pasukan Anies - Sandi pada Pilkada DKI Jakarta diusung oleh partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sedangkan pasangan yang lain ikut pada pilkada Jakarta adalah pasangan Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni dan pasangan petahan. (Antara)
Berita Terkait
-
Belum Masuk Prolegnas, Komisi II DPR Sebut Wacana Pilkada Lewat DPRD Belum Dibahas
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Anies Baswedan Tak Dibahas di Mens Rea
-
Anies Desak Banjir Sumatera Ditetapkan Jadi Bencana Nasional
-
Pakar UIKA Dukung Anies Desak Status Bencana Nasional untuk Aceh dan Sumatera
-
Pesan Anies Baswedan untuk Relawan Muda: Demokrasi Tumbuh dari Warga yang Mau Turun Tangan
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
Terkini
-
Jejak Politisi dan Oligarki di Balik Banjir Sumatra, JATAM Bongkar Nama-nama Besar
-
Jakarta Tambah 40 e-TLE Handheld Presisi, Polisi Perluas Penindakan Digital di Jalan Raya
-
Walhi Ungkap Parahnya Bencana Ekologis Aceh Tamiang, Negara Baru Hadir Sepekan Kemudian
-
DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!
-
Pemerintah Cuma Mikir Cuan, JATAM: Sumatra Akan Tetap Diterpa Bencana Meski Tak Ada Hujan Ekstrem
-
Tak Ada Kata Maaf, Kasus Ijazah Palsu Jokowi yang Menjerat Eggi Sudjana Resmi Dihentikan Polisi
-
Iran Bergejolak, DPR Peringatkan 'Aktor Asing' dan Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI
-
Legislator PKS Dorong Pembahasan RUU Perampasan Aset Harus Transparan dan Junjung Tinggi HAM
-
Polisi Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Lubis, Bagaimana dengan Roy Suryo?
-
Polda Metro Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Perkara Roy Suryo Cs Tetap Lanjut