Suara.com - Polda Metro Jaya berencana memeriksa Gatot Brajamusti terkait kasus kepemilikan senjata api ilegal. Mantan Ketua Persatuan Artis Film Indonesia yang saat ini sedang ditahan di Polda Nusa Tenggara Barat atas sejumlah kasus hukum, nanti akan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.
"Kita (penyidik resmob) mau bawa Gatot ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan soal kepemilikan senjata api ilegal," kata Kepala Sub Direktorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budi Hermanto, Minggu (16/10/2016).
Mengenai kepastian kapan Gatot diperiksa, Budi belum tahu. Pasalnya, saat ini, penyidik masih melengkapi berkas.
"Soal tanggalnya kami belum tau pasti karena akan disiapkan dokumennya terlebih dahulu. Nanti kami akan informasikan kembali," kata dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, polisi telah menggeledah rumah Gatot di Jalan Niaga Hijau X, nomor 1, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (29/8/2016). Dari rumah tersebut, polisi menemukan dua senjata api jenis Glock tipe 26 kaliber 9 milimeter dan Walther PPK kaliber 22 milimeter.
Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa sejumlah artis, di antaranya Elma Theana, Reza Artamevia, dan Nadine Chandrawinata.
Selain artis, polisi juga telah meminta keterangan sutradara film DPO L. M. Belgant. Di film tersebut, Gatot berperan sebagai Kapten Sadikin yang bertugas membekuk bandar narkoba. Sutradara film Azrax, Dedi Setiadi, dan mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional Ary Suta juga telah diperiksa polisi dalam kasus tersebut.
Ketika dulu diperiksa, Gatot mengatakan pistol tersebut hanya properti syuting.
Berita Terkait
-
Mirip P Diddy, Ini Deretan Artis yang Terseret ke Kasus Gatot Brajamusti
-
Profil Gatot Brajamusti: Dijuluki P Diddy Indonesia, Reza Artamevia hingga Anak di Bawah Umur Jadi Korban
-
Kilas Balik Kasus Gatot Brajamusti, Kini Ramai Dimiripkan dengan Skandal P Diddy
-
Gatot Brajamusti Viral Dijuluki P Diddy Versi Lokal, Skandal Ibu Aaliyah Massaid Diungkit
-
Ritual Seks Gatot Brajamusti yang Pernah Diungkap Reza Artamevia, Kini Disamakan dengan Kasus P Diddy
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara