Suara.com - Dalam replik yang dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, siang ini, jaksa penuntut umum membeberkan perihal lima gram sianida yang ditemukan dalam kasus kematian Wayan Mirna Salihin. Kesimpulan adanya sianida tersebut, katanya, didasarkan pada keterangan ahli toksikologi dari Mabes Polri Nursamran Subandi.
"Berdasarkan keterangan ahli toksikologi, Nursamran Subandi, ada lima gram sianida di gelas es kopi Vietnam yang diminum Wayan Mirna," kata jaksa Maylani Wuwung.
Maylani mengatakan penjelasan Nursamran ketika dihadirkan sebagai saksi ahli di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat masih dapat disaksikan di Youtube.
"Silakan cek dalam link Youtube pada menit ke 18," katanya.
Jaksa meyakini sianida tersebut diambil Jessica dari dalam tas sebelum ditaburkan ke dalam es kopi Vietnam yang kemudian diminum Mirna di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat. Peristiwa itu, kata Maylani, terekam CCTV kafe Olivier.
"Dalam CCTV terlihat jelas tangan terdakwa yang memasukkan tangan ke dalam tas. Setelah itu, ada aktifitas terdakwa memasukkan sesuatu dalam kopi Mirna. Kemudian memindahkan kopi ke meja sebelah kanannya,” kata jaksa Ardito Muwardi.
Sebelumnya, ketua tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan, menganggap lima gram sianida yang berasal dari tas Jessica mengada-ada.
Menurut Otto berdasarkan keterangan saksi, ahli, maupun alat bukti lainnya di persidangan, tidak pernah terungkap fakta adanya lima gram racun sianida dari tas warna coklat milik Jessica.
"Tapi, dalam tuntutan jaksa, tiba-tiba muncul fakta lima gram sianida ini. Pertanyaannya, dari mana muncul lima gram sianida ini?" kata Otto.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Pasukan Ungu Muncul di Jakarta, Apa Sih Kerjaan Mereka?
Isu Keluarga Mirna Hamburkan Uang, Pengacara Jessica: Buat Apa?
Mendadak Ayah Mirna Minta Maaf ke Pengacara, Ada Apa?
Jaya Suprana Sempat Takut Pecah Perang Gara-gara Ucapan Ahok
Ahok: Kalau Dia Ancam Celakakan Saya, Itu Urusan Polisi
Berita Terkait
-
Ditanya Terus soal Kopi Sianida, Jessica Wongso Kena Mental dan Tutup Akun
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Permintaan Meledak, China Borong 8 Kontainer Kopi Premium Indonesia
-
Modus Solar Subsidi Disedot dari SPBU, BPH Migas Sita 8.000 Liter
-
PNM Hadirkan Dampak Berantai Bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Tayang September, Film Tazza: The Song of Beelzebub Jadi Penutup Seri Tazza
-
Panggung BDD 2026 Tampilkan Joget Tidak Pantas, Bupati Bondowoso Minta Maaf
-
Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Sita Uang Rp 4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Bengkulu
-
Belajar Jadi Anak Besar dengan Cara yang Lucu dalam Buku Loops
-
CEK FAKTA: Pemotor Pakai Sandal Jepit akan Ditilang dan Denda Rp250 Ribu, Benarkah?
-
Bukan Sekadar Buku Anak, 'Dad' Menggambarkan Sisi Kompleks Seorang Ayah